Renungan 7 Maret 2021

Ia membuat cambuk dari tali lalu mengusir mereka semua dari Bait Suci dengan semua kambing domba dan lembu mereka; uang penukar-penukar dihamburkan-Nya ke tanah dan meja-meja mereka dibalikkan-Nya.Kepada pedagang-pedagang merpati Ia berkata: “Ambil semuanya ini dari sini, jangan kamu membuat rumah Bapa-Ku menjadi tempat berjualan.”
Yohanes 2 : 15-16

Yesus membuat keributan. Dia secara langsung melibatkan mereka yang mengubah Bait Allah menjadi pasar. Mereka yang menjual hewan untuk kurban melakukannya sebagai cara untuk mencoba mengambil untung dari praktik sakral agama Yahudi. Mereka tidak ada di sana untuk melayani kehendak Tuhan; sebaliknya, mereka ada di sana untuk melayani diri mereka sendiri. Dan ini menimbulkan murka suci Tuhan kita.

Penting untuk menunjukkan bahwa murka Yesus bukanlah akibat dari kehilangan kesabaran-Nya. Itu bukanlah hasil dari emosi-Nya yang tidak terkendali yang mengalir dalam kemarahan yang ekstrim. Tidak, Yesus sepenuhnya mengendalikan diri-Nya dan menjalankan murka-Nya sebagai hasil dari nafsu kasih yang kuat. Dalam hal ini, cinta-Nya yang sempurna dimanifestasikan melalui gairah amarah.

Kemarahan biasanya dipahami sebagai dosa, dan itu berdosa jika disebabkan oleh seseorang yang kehilangan kendali. Tetapi penting untuk dicatat bahwa gairah marah itu sendiri, tidak berdosa. Gairah adalah dorongan kuat yang memanifestasikan dirinya dalam berbagai cara. Pertanyaan kunci untuk ditanyakan adalah “Apa yang mendorong gairah itu?”

Dalam kasus Yesus, itu adalah kebencian akan dosa dan cinta untuk orang berdosa yang membawa Dia ke dalam murka suci ini. Dengan membalik meja dan mengusir orang-orang keluar dari Bait Suci dengan cambuk, Yesus menjelaskan bahwa Dia mengasihi Bapa-Nya dan Dia cukup mengasihi orang-orang untuk menegur.Tujuan akhir dari tindakan-Nya adalah pertobatan mereka.

Yesus membenci dosa dalam hidup Anda dengan gairah sempurna yang sama. Kadang-kadang, kita membutuhkan teguran suci untuk mengarahkan kita ke jalan yang benar. Jangan takut untuk membiarkan Tuhan menawarkan bentuk teguran ini kepada Anda pada masa Prapaskah ini.

Renungkan, hari ini, pada bagian-bagian hidup Anda yang Yesus ingin bersihkan. Izinkan Dia berbicara secara langsung dan tegas kepada Anda sehingga Anda akan didorong untuk bertobat. Tuhan mengasihi Anda dengan kasih yang sempurna dan ingin agar semua dosa dalam hidup Anda dibersihkan.

Tuhan, aku tahu bahwa aku adalah orang berdosa yang membutuhkan belas kasihan-Mu dan, kadang-kadang, membutuhkan murka-Mu yang kudus. Bantu aku untuk dengan rendah hati menerima teguran cinta-Mu dan untuk mengizinkan-Mu mengusir semua dosa dari hidupku. Kasihanilah aku, Tuhan yang terkasih. Mohon ampun.
Yesus, aku percaya padaMu.Amin


Renungan 6 Maret 2021 Renungan 8 Maret 2021

komsostidar