Renungan 13 Maret 2021

Dan kepada beberapa orang yang menganggap dirinya benar dan memandang rendah semua orang lain, Yesus mengatakan perumpamaan ini: 10 “Ada dua orang pergi ke Bait Allah untuk berdoa; yang seorang adalah Farisi dan yang lain pemungut cukai.
Lukas 18 : 9-10

Bagian Alkitab ini memperkenalkan Perumpamaan tentang Orang Farisi dan Pemungut Pajak. Mereka berdua pergi ke Kuil untuk berdoa, tetapi doa mereka sangat berbeda satu sama lain. Doa orang Farisi sangat tidak jujur, sedangkan doa pemungut pajak sangat tulus dan jujur. Yesus menyimpulkan dengan mengatakan bahwa pemungut pajak pulang dengan benar tetapi bukan orang Farisi. Dia menyatakan, “… karena setiap orang yang meninggikan dirinya akan direndahkan, dan orang yang merendahkan dirinya akan ditinggikan.”

Kerendahan hati yang sejati hanyalah jujur. Terlalu sering dalam hidup kita tidak jujur ​​dengan diri kita sendiri dan, oleh karena itu, tidak jujur ​​dengan Tuhan. Jadi, agar doa kita menjadi doa yang benar, haruslah dengan jujur ​​dan rendah hati. Dan kebenaran yang rendah hati untuk seluruh hidup kita paling baik diungkapkan dengan doa dari pemungut pajak yang berdoa, “Ya Tuhan, kasihanilah aku orang berdosa.”

Seberapa mudah bagi Anda untuk mengakui dosa Anda? Saat kita memahami belas kasihan Tuhan, kerendahan hati ini jauh lebih mudah. Tuhan bukanlah Tuhan yang keras tapi Tuhan yang penuh belas kasihan. Ketika kita memahami bahwa keinginan Tuhan yang terdalam adalah untuk mengampuni kita dan untuk mendamaikan kita dengan diri-Nya, maka kita akan sangat menginginkan kerendahan hati yang jujur ​​di hadapan-Nya.

Prapaskah adalah waktu yang penting bagi kita untuk memeriksa hati nurani kita secara mendalam dan membuat resolusi baru untuk masa depan. Melakukan hal itu akan membawa kebebasan dan anugerah baru ke dalam hidup kita. Jadi jangan takut untuk secara jujur ​​memeriksa hati nurani Anda untuk melihat dosa Anda dengan jelas seperti yang Tuhan lihat. Melakukan hal itu akan menempatkan Anda pada posisi untuk mendoakan doa pemungut pajak ini: “Ya Tuhan, kasihanilah aku orang berdosa.”

Renungkan, hari ini, atas dosa Anda. Apa yang paling Anda geluti saat ini? Apakah ada dosa dari masa lalu Anda yang tidak pernah Anda akui? Apakah ada dosa berkelanjutan yang Anda benarkan, abaikan, dan takut hadapi? Tunjukkan keberanian dan ketahuilah bahwa kerendahan hati yang jujur ​​adalah jalan menuju kebebasan dan satu-satunya cara untuk mengalami pembenaran di hadapan Tuhan.

Tuhanku yang penyayang, aku berterima kasih karena telah mencintaiku dengan cinta yang sempurna. Aku berterima kasih atas kemurahan hatiMu yang luar biasa. Bantulah aku untuk melihat semua dosaku dan untuk berpaling kepada-Mu dengan kejujuran dan kerendahan hati sehingga aku dapat dibebaskan dari beban ini dan dibenarkan di hadapan-Mu.
Yesus, aku percaya padaMu.Amin


Renungan 12 Maret 2021 Renungan 14 Maret 2021

komsostidar