Renungan 17 Maret 2021

 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya saatnya akan tiba dan sudah tiba, bahwa orang-orang mati akan mendengar suara Anak Allah, dan mereka yang mendengarnya, akan hidup.Sebab sama seperti Bapa mempunyai hidup dalam diri-Nya sendiri, demikian juga diberikan-Nya Anak mempunyai hidup dalam diri-Nya sendiri.
Yohanes 5 : 25-26

Misteri yang paling utama dan paling mulia dari iman kita adalah tentang Tritunggal Mahakudus.Allah Bapa, Anak dan Roh Kudus adalah satu Allah namun tiga Pribadi yang berbeda. Sebagai “Pribadi” ilahi, masing-masing berbeda; tetapi sebagai satu Allah, setiap Pribadi bertindak dalam kesatuan sempurna dengan yang lain. Dalam Injil hari ini, Yesus dengan jelas mengidentifikasi Bapa di Surga sebagai Bapa-Nya dan dengan jelas menyatakan bahwa Dia dan Bapa-Nya adalah satu. Untuk alasan ini, ada orang yang ingin membunuh Yesus karena Dia “menyebut Tuhan sebagai ayahnya sendiri, menjadikan dirinya setara dengan Tuhan.”

Realitas yang menyedihkan adalah bahwa kebenaran terbesar dan paling mulia dari kehidupan batin Tuhan, misteri Tritunggal Mahakudus, adalah salah satu alasan utama mengapa beberapa orang memilih untuk membenci Yesus dan mencari-Nya. Jelas, ketidaktahuan mereka akan kebenaran yang mulia inilah yang mendorong mereka pada kebencian ini.

Kita menyebut Tritunggal Mahakudus sebagai “misteri”, bukan karena mereka tidak dapat diketahui tetapi karena pengetahuan kita tentang Siapa Mereka tidak pernah dapat dipahami sepenuhnya. Untuk kekekalan, kita akan masuk lebih dalam dan lebih dalam lagi ke dalam pengetahuan kita tentang Tritunggal dan menjadi “takjub” pada tingkat yang semakin dalam.

Satu aspek tambahan dari misteri Tritunggal adalah bahwa kita masing-masing dipanggil untuk berbagi dalam kehidupan Allah Tritunggal itu sendiri. Kita harus berbagi dalam kehidupan ilahi Allah melalui persatuan tubuh dan jiwa kita dengan Kristus Yesus. Persatuan itu juga mempersatukan kita dengan Bapa dan Roh. Kebenaran ini juga harus membuat kita “takjub”, seperti yang kita baca di bagian di atas.

Sewaktu kita terus membaca minggu ini dari Injil Yohanes dan terus merenungkan ajaran Yesus yang misterius dan mendalam tentang hubungan-Nya dengan Bapa di Surga, adalah penting agar kita tidak sekadar mengabaikan bahasa misterius yang Yesus gunakan. Sebaliknya, kita harus dengan sungguh-sungguh memasuki misteri dan membiarkan penetrasi misteri ini membuat kita benar-benar takjub. Takjub dan perubahan yang meneguhkan adalah satu-satunya tanggapan yang baik. Kita tidak akan pernah sepenuhnya memahami Tritunggal, tetapi kita harus membiarkan kebenaran Allah Tritunggal menguasai kita dan memperkaya kita, setidaknya, dengan cara yang mengetahui betapa banyak yang tidak kita ketahui — dan pengetahuan itu membuat kita kagum .

Renungkan, hari ini, pada misteri sakral Tritunggal Mahakudus. Berdoa agar Tuhan mengungkapkan diri-Nya lebih penuh ke dalam pikiran Anda dan lebih sepenuhnya menghabiskan keinginan Anda. Berdoa agar Anda dapat berbagi secara mendalam dalam kehidupan Tritunggal sehingga Anda akan dipenuhi dengan kekaguman dan kekaguman yang suci.

Allah yang Maha Kudus dan Tritunggal, kasih yang Engkau bagikan di dalam keberadaanMu sendiri sebagai Bapa, Putra dan Roh Kudus berada di luar pemahamanku. Misteri kehidupan tritunggal-Mu adalah misteri yang paling tinggi. Tarik aku, Tuhan terkasih, ke kehidupan yang Engkau bagikan dengan Bapa dan Roh Kudus. Isi aku dengan kekaguman dan kekaguman saat Engkau sendiri mengundangku untuk berbagi dalam kehidupan IlahiMu. Tritunggal Mahakudus, aku percaya padaMu.
Amin


 Renungan 16 Maret 2021 Renungan 18 Maret 2021

komsostidar