Renungan 24 Maret 2021

Maka kata-Nya kepada orang-orang Yahudi yang percaya kepada-Nya: “Jikalau kamu tetap dalam firman-Ku, kamu benar-benar adalah murid-Ku dan kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu.”
Yohanes 8:31-32

Kata-kata ini memiliki potensi untuk membuat perbedaan yang mengubah hidup kita. Perhatikan bahwa Yesus mengucapkan kata-kata ini “kepada orang-orang Yahudi yang percaya kepadanya.” Yaitu, mereka yang telah menerima firman-Nya dan karenanya menjadi murid-Nya yang sejati. Kita yang juga percaya kepada Yesus harus mempertimbangkan kata-kata ini dengan hati-hati. Inti dari ajaran ini ada dua: Anda harus datang untuk “mengetahui kebenaran” sehingga kebenaran yang Anda ketahui “akan membebaskan Anda.”

Ajaran Yesus ini sangat membantu baik pada tingkat psikologis maupun spiritual. Pertama-tama, pada tingkat psikologis murni, salah satu bantuan terbesar untuk kesehatan mental yang baik adalah kebenaran. Paling sering ketika seseorang bergumul dengan berbagai bentuk depresi, itu karena mereka melihat aspek kehidupan mereka dengan kebingungan. “Mengapa orang ini melakukan ini padaku?” Atau “Bagaimana saya bisa melewati ini?” Atau “Hidup saya berantakan dan tidak ada jalan keluar”. Pikiran ini dan pikiran serupa lainnya pasti akan menyebabkan depresi karena satu alasan sederhana: semuanya didasarkan pada pemikiran yang salah.

Salah satu bentuk terbaik dari konseling psikologis adalah apa yang bisa disebut “terapi kebenaran”. Setiap pertanyaan putus asa yang kita miliki dan setiap kesimpulan menyedihkan yang kita dapatkan dalam hidup harus diperiksa ulang dalam terang pikiran Tuhan. Apa yang Tuhan pikirkan? Apa yang ada dalam pikiran Tuhan dalam hal ini? Kebenaran yang menunggu untuk ditemukan adalah kebenaran yang “akan membebaskan Anda.” Depresi lebih mudah diatasi jika kita memandang hidup kita seperti cara Tuhan memandang hidup kita. Ini menghasilkan harapan, dan harapan membawa kebebasan ke rantai depresi dan kebingungan.

Pada tingkat spiritual, prinsip-prinsip ini lebih berlaku lagi. Kebenaran tentang dosa, pengampunan, keselamatan dan Surga harus diketahui secara mendalam dan dirangkul sepenuhnya. Ketika kita menyangkal kebenaran dosa atau pengampunan, maka kita hidup dalam kebohongan dan kita tetap terikat oleh kebohongan itu. Kebebasan spiritual sejati yang menuntun pada keselamatan dan keabadian di Surga diperoleh hanya jika kita dengan sepenuh hati merangkul kebenaran spiritual yang suci dan sempurna yang diberikan kepada kita oleh Tuhan. Kita harus mengetahui dengan jelas dosa kita, bertobat darinya, mencari pengampunan Tuhan, mengubah hidup kita dan menjalani hidup baru dalam kasih karunia sesuai dengan panggilan hidup kita.

Renungkan, hari ini, pada pengajaran Yesus yang mengubah secara kuat ini: “kenali kebenaran, dan kebenaran akan memerdekakanmu.” Kebenaran psikologis dan spiritual apa yang perlu Anda ketahui lebih dalam? Kebingungan atau kebutaan apa yang tersisa? Carilah obat dari Kebenaran sebagaimana yang ada dalam pikiran Tuhan dan ketahuilah bahwa kebebasan menunggu.

Tuhan segala Kebenaran, Firman-Mu membebaskan, mentransformasikan dan memenuhi kami dengan harapan. Izinkan kami mengalihkan pikiran kepada-Mu dan kepada Firman-Mu yang kudus sehingga kami dapat mengetahui Kebenaran saat Engkau mengucapkannya dan membiarkan Kebenaran yang mengubah itu membebaskan kami. Yesus, aku percaya padaMu.
Amin


Renungan 23 Maret 2021 Renungan 25 Maret 2021

komsostidar