Renungan 10 April 2021

Setelah Yesus bangkit pagi-pagi pada hari pertama minggu itu, Ia mula-mula menampakkan diri-Nya kepada Maria Magdalena. v  Dari padanya Yesus pernah mengusir tujuh setan.
Markus 16:9

Orang pertama yang tercatat dalam Kitab Suci kepada siapa Yesus menampakan diri adalah Maria Magdalena. Khususnya, dia adalah orang yang darinya Yesus mengusir tujuh setan. Dimasukkan oleh tujuh iblis secara tradisional dipahami sebagai kerasukan sepenuhnya. Sebelum Yesus membebaskannya, setan dan iblis-Nya telah sepenuhnya mengambil alih kehendaknya dengan ketundukan bebasnya pada kejahatan. Namun, baginya, seorang wanita dengan masa lalu yang mengerikan, Yesus memilih untuk memberikan kehormatan penampilan pertama-Nya. Sungguh fakta yang menakjubkan!

Setiap orang memiliki masa lalu. Beberapa telah menjadi pendosa berat. Di sisi lain, seperti Santa Theresia dari Lisieux, tidak pernah melakukan dosa berat. Jelas, keindahan jiwa seperti Santa Theresia sangat mengagumkan, dan jiwa seperti itu akan mendapat pahala yang besar di Surga. Tapi bagaimana dengan pendosa berat? Bagaimana dengan orang-orang seperti Maria Magdalena yang menjalani kehidupan yang sangat berdosa? Apa pendapat Tuhan kita tentang mereka?

Fakta bahwa Maria Magdalena adalah orang pertama yang tercatat di dalam Kitab Suci yang telah melihat Tuhan yang telah bangkit seharusnya memberi tahu kita banyak tentang bagaimana Yesus memandang seseorang yang telah sangat bergumul dengan dosa serius tetapi kemudian mengatasi dosa itu dan dengan sepenuh hati berpaling kepada Tuhan kita. Dosa merendahkan moral. Jika tidak bertobat, hal itu menyebabkan hilangnya martabat dan integritas. Namun, bahkan setelah seseorang bertobat, beberapa orang akan terus bergumul dengan rasa bersalah dan malu yang tidak sehat. Dan bagi beberapa, pergumulan ini bisa menjadi senjata yang digunakan si jahat untuk mencegah mereka merasa layak melayani Tuhan kita dengan semangat dan gairah.

Tetapi kebenaran dalam pikiran Tuhan adalah bahwa orang berdosa yang bertobat adalah permata yang benar dan indah di mata Tuhan kita. Mereka layak mendapatkan penghargaan terbesar. Tuhan tidak memikirkan dosa masa lalu kita. Sebaliknya, dosa masa lalu kita, ketika telah bertobat dan diampuni, akan menjadi tanda kasih dan belas kasihan Allah yang kekal.

Bagaimana anda menangani dosa masa lalu Anda? Pertama, sudahkah anda sepenuhnya mengakuinya, bertobat darinya dan mencari pengampunan dari Tuhan kita? Jika ya, apakah itu masih menghantui anda? Apakah si jahat masih mencoba untuk mengingatkan anda tentang masa lalu anda dan menghapus harapan anda dalam belas kasihan Tuhan?

Renungkan, hari ini, dosa masa lalu anda yang paling menyedihkan. Jika anda belum mengakuinya, lakukan secepat mungkin. Jika sudah, cobalah untuk melihat jiwa anda melalui mata Tuhan. Tuhan tidak melihat dosa masa lalu anda dengan amarah dan rasa jijik. Sebaliknya, Dia hanya melihat kedalaman pertobatan, kesedihan dan pertobatan anda. Dan, bagi-Nya, ini suci dan indah. Renungkan keindahan hati anda yang bertobat dan ketahuilah bahwa, sewaktu anda melakukannya, anda akan melihat hati anda sendiri melalui mata Tuhan.

Tuhanku yang paling penyayang, Engkau mencintai orang berdosa dan membenci dosa. Engkau mencintaiku dengan cara yang berada di luar pemahamanku. Bantu aku untuk memahami seberapa dalam kasih dariMu itu mencintai hatiku ketika aku benar-benar bertobat. Dan bantu aku untuk melihat hatiku hanya melalui Mata KerahimanMu. Aku berterima kasih atas cinta dan belas kasih-Mu, Tuhan yang terkasih. Bantu aku untuk lebih mencintaimu. Yesus, aku percaya padaMu.
Amin


Renungan 09 April 2021

Renungan 11 April 2021 – Hari Minggu Paskah Kedua

komsostidar