Renungan 18 April 2021 – Hari Minggu Paskah Ketiga

Lalu Ia membuka pikiran mereka, sehingga mereka mengerti Kitab Suci.Kata-Nya kepada mereka: “Ada tertulis demikian: Mesias harus menderita dan bangkit dari antara orang mati pada hari yang ketiga,dan lagi: dalam nama-Nya berita tentang pertobatan dan pengampunan dosa harus disampaikan kepada segala bangsa, mulai dari Yerusalem.
Kamu adalah saksi dari semuanya ini.
Lukas 24:45-48

Ini adalah penampilan terakhir para murid seperti yang tercatat dalam Injil Lukas. Dalam penampakan ini, Yesus memperlihatkan kepada para Rasul tangan dan kaki-Nya, menjelaskan kepada mereka bahwa Dia harus menderita, mati dan bangkit, seperti yang dinubuatkan oleh para nabi. Dia menasihati mereka untuk menjadi “saksi dari hal-hal ini,” Dia menjelaskan bahwa segera Roh Kudus akan datang dari Bapa, dan kemudian berjalan bersama mereka ke Betania di mana Dia naik ke Surga. Ini, perkataan terakhir duniawi Yesus, menguraikan misi para Rasul serta misi kita semua.

“Anda adalah saksi dari hal-hal ini,” kata Yesus. Hal apa? Para Rasul harus menjadi saksi Misteri Paskah: penderitaan, kematian dan Kebangkitan Yesus. Pemberitaan kebenaran ini adalah misi utama dari para Rasul Yesus dan kita semua.

Seberapa sering Anda memikirkan tentang Misteri Paskah? Mungkin Anda pernah mendengar kata-kata itu tetapi tidak sepenuhnya memahami apa itu. Apa itu “Misteri Paskah”? Misteri Paskah adalah apa yang Yesus katakan kepada para Rasul untuk menjadi saksinya. Mereka harus menjadi saksi bagi orang lain bahwa Yesus datang dari Bapa, menderita kematian karena dosa-dosa kita, bangkit dari kematian untuk menaklukkan dosa dan kemudian naik ke Surga untuk mengundang kita untuk mengikuti. Ini adalah pesan terpenting dari iman kita.

Kadang-kadang iman Kristen kita dapat diperlakukan lebih seperti sebuah buku “lakukan pelajaran yang baik” daripada sebagai kebenaran yang menyelamatkan dari penebusan kita. Meskipun penting untuk memahami hukum moral dan panggilan untuk pekerjaan amal, kita harus selalu ingat bahwa inti Injil adalah tentang keselamatan. Ini tentang Yesus yang mati untuk dosa-dosa kita dan bangkit sebagai pemenang sehingga kita bisa masuk ke dalam kemuliaan Surga. Kita tidak masuk Surga hanya karena kita adalah orang baik; sebaliknya, kita bisa masuk Surga hanya karena tindakan penyelamatan Misteri Paskah. Dan meskipun tindakan penyelamatan ini memanggil kita untuk hidup dalam pelayanan amal kepada orang lain, pekerjaan amal itu lebih merupakan efek keselamatan daripada itu adalah tujuan utama dari iman kita.

Bagian Injil yang dikutip di atas juga mengatakan bahwa Yesus “membuka pikiran mereka untuk memahami Kitab Suci.” Oleh karena itu, jika kita, seperti para Rasul, ingin memahami Injil dan tujuan utama kehidupan Yesus dan kehidupan kita sendiri, maka kita harus mengizinkan Dia untuk membuka pikiran kita juga. Kita harus mengizinkan Yesus untuk mengungkapkan kepada kita Misteri Paskah, karena itu bukanlah sesuatu yang dapat kita pahami sendiri.

Tuhanku yang menyelamatkan, Hidup, kematian dan KebangkitanMu adalah hadiah terbesar yang pernah diberikan. Melalui Misteri Paskah ini, kami dibebaskan dari dosa dan menjadi anak-anak Bapa di Surga. Bukalah pikiran kami untuk lebih memahami hadiah besar ini dan berikan kami rahmat yang dibutuhkan untuk menjadi saksi-Mu. Yesus, aku percaya padaMu.
Amin


Renungan 17 April 2021

komsostidar