Renungan 20 April 2021

Maka kata mereka kepada-Nya: “Tuhan, berikanlah kami roti itu senantiasa.”
Kata Yesus kepada mereka: “Akulah roti hidup; barangsiapa datang kepada-Ku, ia tidak akan lapar lagi, dan barangsiapa percaya kepada-Ku, ia tidak akan haus lagi.
Yohanes 6:34-35

Bayangkan jika Anda tidak pernah merasa lapar atau tidak pernah haus lagi. Secara alami, ini akan menjadi kenyataan yang menarik. Tentu saja, jika Anda tidak pernah merasa lapar atau haus secara fisik, Anda mungkin tidak akan pernah menikmati kenikmatan makanan dan minuman yang enak. Jadi mengapa ada orang yang ingin kehilangan kesenangan seperti itu?

Tentu saja, Yesus tidak sedang berbicara tentang makanan dan minuman alami, Dia sedang berbicara tentang kelaparan dan kehausan supernatural. Dan Dia tidak mengatakan bahwa makanan dan minuman spiritual yang Dia berikan kepada kita akan menghilangkan kemampuan kita untuk menikmati pemenuhan spiritual. Sebaliknya, Yesus berkata bahwa makanan dan minuman rohani yang harus Dia sediakan akan menghasilkan kepuasan dan kepuasan yang tiada akhir.

Bab 6 dari Injil Yohanes akan terus dibaca sepanjang minggu ini, Minggu Ketiga Paskah. Bab ini menyajikan kepada kita apa yang secara tradisional disebut “Wacana Roti Hidup.” Itu adalah ajaran Yohanes yang mendalam, mistis, dan mendalam tentang Ekaristi Mahakudus.

Pertama-tama, sangatlah berguna untuk melihat Injil ini dalam konteksnya. Ingatlah bahwa pada hari sebelumnya, Yesus melakukan mukjizat memperbanyak roti dan ikan, dan kerumunan orang yang telah diberi makan oleh-Nya sekarang mencari lebih banyak makanan. Yesus menggunakan keinginan mereka untuk mendapatkan lebih banyak makanan untuk mulai mengajar mereka tentang Ekaristi Mahakudus, dan Dia ingin melakukan hal yang sama untuk Anda.

Tempatkan diri anda dalam adegan ini. Apa yang paling membuat anda lapar dan haus? Mungkin anda punya banyak makanan fisik, tetapi mungkin tidak. Jika ya, apa lagi yang anda dambakan? Apa yang kamu inginkan? Ketika anda telah mengidentifikasi keinginan terdalam saat ini, gunakan keinginan ini untuk mengizinkan Tuhan kita mengajari anda tentang Roti Hidup. Mungkin berguna untuk mengatakan kepada Tuhan kita, “Inilah keinginan saya saat ini dalam hidup …” Dan kemudian, biarkan diri anda mendengar Yesus berkata, “Aku ingin memberimu lebih banyak lagi. Aku adalah apa yang sangat kamu rindukan. Jika kamu datang kepada-Ku, semua keinginanmu akan terpenuhi dan lebih banyak lagi. ” Ini pada dasarnya adalah percakapan Yesus dengan orang banyak di sepanjang Yohanes Bab 6.

Apakah anda percaya bahwa Ekaristi Mahakudus mampu memenuhi anda pada tingkat yang paling dalam? Terlalu sering kita mendekati Sakramen dengan cara malas dan bingung. Akibatnya, kita sering gagal untuk benar-benar menerima Tuhan kita pada tingkat yang memberikan kesenangan dan kepuasan terdalam ini.

Renungkan, hari ini dan sepanjang minggu ini, pendekatan Anda pada Komuni Kudus. Ekaristi adalah Kristus Sendiri. Itu adalah anugerah yang memiliki potensi untuk tidak hanya menopang kita dalam segala hal, tetapi juga untuk menarik kita ke dalam kenikmatan Surgawi yang terbesar. Percayalah pada kata-kata Yesus dalam pasal suci Injil Yohanes ini. Karena jika anda memperdalam kepercayaan pada semua yang Yesus telah katakan, anda akan mulai menyadari bahwa semua yang anda dambakan dalam hidup akan mulai dipenuhi oleh hadiah yang berharga ini dengan cara di luar imajinasi anda.

Tuhanku, Engkau adalah Roti Hidup. Engkau adalah semua yang aku inginkan dalam hidup. Beri aku rahmat pengertian, ya Tuhan, agar aku bisa percaya semua yang telah Engkau ungkapkan tentang Ekaristi Mahakudus. Aku percaya, Tuhanku. Bantu ketidakpercayaanku.
Yesus, aku percaya padaMu.
Amin


Renungan 19 April 2021

komsostidar