Renungan 10 Mei 2021

“Jikalau Penghibur yang akan Kuutus dari Bapa datang, yaitu Roh Kebenaran yang keluar dari Bapa, Ia akan bersaksi tentang Aku.Tetapi kamu juga harus bersaksi, karena kamu dari semula bersama-sama dengan Aku.”
Yohanes 15:26-27

Yesus memberi tahu para murid-Nya bahwa “Roh kebenaran” akan datang dan bahwa Roh, serta para murid, akan “bersaksi” tentang Dia. Ketika Yesus pertama kali mengucapkan kata-kata ini kepada murid-murid-Nya, mereka tidak akan mengerti apa yang Dia maksudkan. Karena kata-kata ini bersifat nubuat, kata-kata itu diucapkan yang akan digenapi dan, setelah digenapi, kata-kata itu akan dipahami. Jadi apa maksud Yesus?

Ketika kita melihat Kisah Para Rasul dan membaca tentang Gereja mula-mula, jelas bahwa sesuatu yang luar biasa mengubah terjadi setelah Yesus naik ke Surga. Sampai saat itu, para murid dan pengikut Yesus lainnya beriman, tetapi mereka juga takut. Mereka berkomunikasi dengan orang lain yang percaya, tetapi melakukannya secara rahasia dan dengan ketakutan. Tetapi segera setelah Pentakosta tiba, dan Roh Kudus, Roh Kebenaran, turun ke atas mereka, para Rasul mulai digunakan oleh Tuhan untuk mewartakan Injil dengan kuat tanpa rasa takut dan dengan pengaruh yang besar pada banyak orang. Ini adalah pengalaman murid-murid Tuhan kita, dipenuhi dengan Roh Kudus, yang Yesus maksudkan.

Setelah Yesus wafat, dan mungkin terlebih lagi setelah Yesus naik ke Surga, kemungkinan beberapa murid-Nya segera menyimpulkan bahwa gerakan baru yang Yesus mulai sekarang telah berakhir. Mereka tidak pernah bisa membayangkan gagasan bahwa apa yang Yesus mulai hanyalah permulaan. Mereka tidak pernah bisa membayangkan fakta bahwa segera mereka akan berbagi dalam permulaan Gereja, mewartakan Injil dengan keberanian dan kekuatan, melihat pertobatan dari kehidupan yang tak terhitung banyaknya, menyaksikan pengampunan dosa yang berkelanjutan, dan pada akhirnya memberikan hidup mereka sebagai tiruan dari Tuhan kita. Murid-murid ini tidak tahu apa yang menunggu mereka dengan kedatangan RohKudus, Roh Kebenaran. Apa yang menunggu mereka adalah berbagi dalam kemampuan untuk “bersaksi” tentang Yesus melalui kuasa Roh Kudus. Mereka segera menyadari bahwa Yesus sebenarnya lebih hidup dari sebelumnya dan bahwa Dia sekarang pergi keluar untuk mempertobatkan jiwa dengan kuasa Roh Kudus dan melalui perantaraan dari semua murid baru-Nya.

Hal yang sama juga terjadi dalam hidup kita saat ini. Terlalu umum bagi orang Kristen untuk hanya percaya kepada Yesus, secara pribadi, tetapi kemudian gagal untuk memberikan kesaksian dengan sepenuh hati kepada-Nya melalui kuasa Roh Kudus yang mengubahkan. Terlalu umum bagi pengikut Kristus untuk bertindak lebih seperti para murid sebelum kedatangan Roh Kudus. Terlalu sering, orang Kristen menyimpan Injil untuk diri mereka sendiri, takut memberikan kesaksian oleh kuasa Roh Kudus.

Renungkan, hari ini, atas kata-kata nubuat Yesus ini. Meskipun kata-kata ini awalnya diucapkan kepada para rasul, Yesus juga mengucapkan kata-kata ini kepada anda hari ini. Dia ingin anda juga menjadi saksi bagi-Nya, memberikan kesaksian kepada orang lain sehingga mereka akan percaya. Renungkan seberapa baik anda memenuhi panggilan kenabian ini. Di mana kekurangan anda, berdoalah untuk pencurahan Roh Kudus dalam hidup sehingga Tuhan dapat menjangkau banyak hati melalui anda.

Yesus yang paling mulia, Engkau berjanji untuk mengutus Roh Kudus kepada murid-murid-Mu dan juga kepadaku . Allah Roh Kudus, aku menyambutMu ke dalam hidup dan mempersembahkan diriku kepada-Mu tanpa syarat untuk Kau gunakan untuk memberikan kesaksian tentang kebenaran. Tolong gunakan aku, Tuhanku, dan sentuh banyak kehidupan melalui aku. Yesus, aku percaya padaMu.
Amin


Renungan 09 Mei 2021 – Hari Minggu Paskah Keenam

Renungan 11 Mei 2021

komsostidar