Renungan 16 Mei 2021

Kuduskanlah mereka dalam kebenaran; firman-Mu adalah kebenaran.Sama seperti Engkau telah mengutus Aku ke dalam dunia, demikian pula Aku telah mengutus mereka ke dalam dunia;
dan Aku menguduskan diri-Ku bagi mereka, supaya merekapun dikuduskan dalam kebenaran.
Yohanes 17:17-19

Apa artinya “menguduskan” sesuatu atau seseorang? Konsekrasi, tentu saja, adalah istilah yang sangat familiar dalam iman kita. Kita berbicara tentang roti dan anggur yang dikuduskan dan menjadi Tubuh, Darah, Jiwa dan Keilahian Yesus Tuhan kita. Konsekrasi bahan-bahan duniawi dari roti dan anggur mengubahnya menjadi Tuhan sendiri. Jadi, “konsekrasi” adalah kata yang kuat.

Penggunaan akrab lainnya dari kata ini mengacu pada wanita-wanita yang telah dipanggil oleh Tuhan untuk memasuki kehidupan religius sehingga dapat mengabdikan diri mereka kepada Tuhan sebagai pasangan Kristus. Mereka melalui kaul kekal seumur hidup mereka. Mereka dipersembahkan, dibawa keluar dari dunia dan dipersembahkan kepada Kristus dengan cara yang unik.

Di antara umat awam, ada banyak yang telah mempersembahkan diri mereka kepada Bunda Maria, atau Hati Kudus, atau kepada Tuhan kita yang ilahi melalui beberapa bentuk pengabdian khusus lainnya. Dalam semua kasus ini, “menguduskan” berarti mendedikasikan, mengesampingkan, dan menyucikan.

Menyucikan mereka dalam kebenaran berarti menguduskan mereka dengan kebenaran. Ini adalah doa Yesus dalam perikop yang dikutip di atas. Kalimat ini berasal dari Doa Imam Besar Yesus yang indah di mana Dia berdoa kepada Bapa untuk murid-murid-Nya dan untuk semua orang yang pada akhirnya akan menjadi murid-Nya — dan itu termasuk anda! Doa Yesus tidak hanya efektif sebagai doa, tetapi juga efektif sebagai pelajaran tentang kekudusan. Bagaimana kita menjadi suci? Sederhana. Kita mesti mengizinkan Firman Bapa untuk menyucikan dalam kebenaran. Dengan kata lain, kita mengizinkan Firman Tuhan yang kudus untuk melibatkan kita, menantang kita, mengubah kita, memanggil kita dari dosa, mengarahkan kita ke Surga dan mengubah setiap aspek kehidupan kita. Firman Tuhan adalah Kebenaran, dan kita akan menjadi suci jika kita diubah oleh Kebenaran ini.

Dengan cara apa anda membutuhkan kebenaran yang diucapkan oleh Bapa di Surga, untuk melibatkan anda? Apa kebenaran iman yang secara khusus perlu dan ingin anda ketahui, terima, akui, dan percayai? Salah satu cara terbaik untuk menjawab pertanyaan ini adalah dengan berkomitmen pada diri anda sendiri untuk membaca Firman Tuhan secara mendalam dan dalam doa. Dengan doa yang sungguh-sungguh membaca Kitab Suci, anda akan membuka diri terhadap semua yang Tuhan ingin ungkapkan kepada anda. Dan saat suara Tuhan berbicara kepada anda melalui Firman-Nya, anda akan diundang untuk berubah. Firman-Nya akan memerangi kebingungan dan kebohongan dunia dan si jahat, kemudian menempatkan anda di jalan menuju kekudusan, menuju kesucian sejati dan pengudusan batin.

Renungkan, hari ini, pada kuasa transformasi dari Firman Tuhan. Renungkan betapa sepenuhnya anda telah mengizinkan Firman-Nya berbicara, memanggil anda keluar dari dunia, memisahkan anda untuk kekudusan dan mengarahkan anda menuju diri-Nya. Melibatkan Firman Tuhan harus menjadi makanan rohani sehari-hari, dan itu harus melukiskan bagi anda gambaran tentang kehidupan yang mulia di mana anda dipanggil.

Yesusku, Firman Bapa, Engkau adalah Kebenaran Itu Sendiri. Engkau adalah Firman yang Hidup yang telah datang untuk membebaskan kami. Beri aku rahmat yang kubutuhkan untuk mendengarkan suara suci-Mu sehingga Kebenaran-Mu akan melibatkanku di kedalaman jiwaku, mengubahku menjadi orang yang Kau panggil. Aku membuka diriku untukMu, Tuhan terkasih, dan untuk semua yang ingin Engkau katakan kepadaku. Yesus, aku percaya padaMu.
Amin


Renungan 15 Mei 2021 Renungan 17 Mei 2021

komsostidar