Renungan 23 Juni 2021

Dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka. Dapatkah orang memetik buah anggur dari semak duri atau buah ara dari rumput duri ? Demikianlah setiap pohon yang baik menghasilkan buah yang baik, sedang pohon yang tidak baik menghasilkan buah yang tidak baik.
Matius 7:16-17

“Maka dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka.” Demikianlah bagian Injil kita hari ini berakhir. Ini menawarkan kepada kita cara yang sangat praktis di mana kita dapat membedakan pekerjaan Tuhan dalam hidup kita sendiri dan dalam kehidupan orang lain.

Ketika anda melihat hidup anda sendiri, buah baik apa yang anda lihat, lahir untuk pembangunan Kerajaan Allah? Bagi beberapa orang, mungkin hanya sedikit atau tidak ada buah yang lahir, baik atau buruk. Rasa puas diri seperti itu, dengan sendirinya, adalah buah yang buruk. Bagi orang lain, hidup mereka memiliki banyak konsekuensi di dunia ini. Mereka mempengaruhi kehidupan banyak orang, dan tindakan publik mereka membuat perbedaan yang nyata. Terkadang untuk kebaikan … dan di lain waktu untuk kejahatan.

Ketika membedakan tindakan Tuhan di dunia kita, pertama-tama kita harus sangat objektif. Si jahat selalu sangat menipu dan secara teratur menyajikan buah buruknya sebagai kebaikan. Misalnya, pengesahan aborsi sering disajikan oleh banyak orang di dunia kita sebagai “hak untuk memilih” atau “layanan kesehatan.” Tetapi kematian yang disengaja dari setiap anak yang belum lahir jelas merupakan “buah yang buruk” dari “pohon yang busuk”. Bahkan ada banyak yang disebut “kelompok kemanusiaan” atau “dermawan” yang sangat kaya yang menampilkan pekerjaan mereka sebagai “buah yang baik”, padahal itu sama sekali tidak baik. Dan sebaliknya, ada banyak orang yang bekerja keras untuk meningkatkan rasa hormat terhadap kehidupan dari saat pembuahan hingga kematian yang wajar, atau berjuang untuk menegakkan kesucian pernikahan seperti yang Tuhan rencanakan, atau bekerja untuk mempromosikan kebebasan beribadat di sesuai dengan kehendak Tuhan, tetapi dicap oleh dunia sekuler sebagai orang yang berprasangka buruk, fanatik, penakut, dan bahkan penuh kebencian. Tetapi pekerjaan mereka, yang dilakukan dengan penuh pengorbanan, benar-benar menghasilkan buah yang baik bagi Kerajaan Allah.

Bagaimana dengan hidupmu sendiri? Ketika anda memeriksa tindakan anda dan buah yang lahir dari tindakan itu, dari mana buah itu berasal? Apakah itu datang dari rasa belas kasih yang salah, “amal” yang salah arah, dan rasa takut dikritik karena membela kebenaran? Atau apakah itu datang dari kasih Tuhan yang dalam, kesadaran akan kebenaran yang telah Tuhan ungkapkan kepada kita, dan melalui pewartaan Injil yang murni dengan berani?

Buah yang baik, lahir dari hati Bapa di Surga, akan selalu mencerminkan kebenaran iman kita. Rasa belas kasih yang salah, tuduhan palsu, penganiayaan dan sejenisnya akan mengalir dari pohon-pohon busuk di dunia kita. Kita harus bekerja dengan rajin untuk menjadi pohon yang baik yang menghasilkan buah yang baik yang berasal dari Tuhan. Ini membutuhkan komitmen sungguh-sungguh untuk melakukan apa yang benar dalam menghadapi kejahatan di sekitar kita.

Renungkan, hari ini, pada gambar-gambar yang Yesus berikan. Apakah anda melihat dengan jelas buah baik dan buruk di sekitar anda? Apakah hidup anda membantu menumbuhkan kebohongan si jahat atau kebenaran dan kasih Tuhan? Lihatlah buah yang dihasilkan hidup anda, serta buah di dunia kita, secara objektif, bandingkan dengan ajaran Yesus yang jelas dan tidak ambigu. Carilah buah yang baik itu dengan segenap hati anda dan lakukan semua yang anda bisa untuk menghasilkannya, berapa pun biayanya, dan anda tidak hanya akan menyelamatkan jiwa anda, anda juga akan membantu memberi makan orang lain dengan buah surga yang baik.

Tuhanku dari segala kebenaran, hanya Engkau dan hanya Engkau yang menentukan kebaikan dan kejahatan di dunia kami. Kebenaran-Mu mengungkapkan buah baik yang lahir untuk menyuburkan pertumbuhan Kerajaan-Mu yang mulia. Berilah aku keberanian dan kejernihan pikiran dan hati sehingga aku dapat terus melakukan semua yang Engkau panggil untuk aku lakukan untuk membawa buah Kerajaan yang baik kepada semua yang membutuhkan. Yesus, aku percaya pada-Mu.
Amin


Renungan 22 Juni 2021 Renungan 24 Juni 2021

komsostidar