Renungan 11 Agustus 2021

Dan lagi Aku berkata kepadamu: Jika dua orang dari padamu di dunia ini sepakat meminta apapun juga, permintaan mereka itu akan dikabulkan oleh Bapa-Ku yang di sorga.Sebab di mana dua atau tiga orang berkumpul dalam Nama-Ku, di situ Aku ada di tengah-tengah mereka.”
Matius 18:19-20

Ini adalah janji yang berani dan menginspirasi dari Tuhan kita. Perikop ini mengungkapkan keinginan Yesus agar kita berdoa bersama orang lain, menyatukan doa kita menjadi satu dan mempersembahkannya kepada Bapa. Yesus berkata bahwa ketika kita melakukan ini dalam persatuan dengan doa-Nya, doa kita akan dijawab.

Hal pertama yang perlu diperhatikan adalah bahwa bagian ini dapat dengan mudah disalahpahami. Misalnya, apakah Yesus memberi tahu kita bahwa jika dua orang atau lebih berkumpul dan berdoa agar hujan turun, maka itu akan terjadi? Tentu tidak. Kunci untuk memahami perikop ini terdapat pada baris terakhir: “…ada aku di tengah-tengah mereka.” Artinya, tujuan berkumpul bersama dua orang atau lebih dalam doa adalah untuk menyatukan doa kita yang satu dengan doa Yesus. Bapa selalu mendengar dan menjawab doa Putra. Tidak peduli apa yang Anak minta kepada Bapa, itu dikabulkan. Jadi, perikop ini memberi tahu kita bahwa tujuan berkumpul bersama dalam doa dengan orang lain, yaitu, dengan Gereja, adalah untuk menyatukan diri kita dengan doa yang satu dan abadi dari Allah Putra. Ini pertama dan terutama dipenuhi dalam Liturgi Suci.

Ketika kita berkumpul dalam Liturgi, doa kita selalu didengar. Mengapa? Karena Liturgi pertama-tama adalah tindakan Allah Putra di mana Dia mengundang kita, Gereja, untuk berbagi. Dan doa yang dipanjatkan adalah doa yang satu dan abadi dimana Allah Putra memohon kepada Bapa untuk membawa keselamatan bagi semua orang yang menerima tindakan penyelamatan dari pengorbanan-Nya di kayu Salib. Ketika kita bergabung dalam doa ini, itu akan dikabulkan.

Jenis doa apa yang tidak terkabul? Pertama, Tuhan tidak memberikan apa yang gagal untuk melayani misi-Nya. Kedua, jika kita berdoa untuk kehendak Tuhan tetapi gagal melakukan bagian kita, maka doa kita tidak dapat dijawab. Misalnya, jika anda berdoa agar anda mengatasi dosa tertentu tetapi kemudian gagal menanggapi anugerah yang Tuhan berikan, maka ini bukan kesalahan Tuhan. Ketiga, berdoa untuk membalas dendam pada mereka yang telah menyakiti kita tidak efektif. Dan keempat, berdoa untuk pertobatan orang yang menolak untuk bertobat juga tidak akan dapat dipenuhi, kecuali jika mereka akhirnya bertobat. Ini hanyalah beberapa contoh.

Jenis doa apa yang efektif? Seperti yang telah disebutkan, doa Liturgi sebagai Kurban Kristus yang satu selalu terdengar ketika kita berpartisipasi di dalamnya. Tetapi ada cara lain agar doa kita yang bersatu itu akan terkabul dengan pasti. Misalnya, jika anda berkumpul dengan orang lain dan bersama-sama berdoa memohon rahmat pertobatan yang lebih dalam, anda dapat yakin bahwa rahmat itu akan ditawarkan. Terserah anda untuk membuka hati untuk rahmat itu sehingga efektif. Atau jika anda berdoa agar Tuhan menawarkan belas kasihan-Nya kepada seseorang yang terperangkap dalam dosa, anda dapat yakin bahwa rahmat itu akan ditawarkan, bahkan jika orang tersebut menolak untuk menerimanya. Dan daftarnya bisa terus berlanjut. Sederhananya, jika kita berkumpul dengan orang lain dan berusaha untuk menyatukan doa kita dengan satu dan doa yang sempurna dari Allah Putra seperti yang dipanjatkan kepada Bapa di Surga, maka doa Putra yang kita bagikan akan dijawab. Mungkin cara terbaik untuk berdoa bersama dengan cara ini adalah dengan berdoa “Bapa Kami” dengan yang lain. Doa ini selalu didengar dan dijawab oleh Bapa, karena itu adalah doa yang diberikan kepada kita oleh Putra.

Renungkan, hari ini, tentang Allah Putra yang berdoa kepada Bapa. Apa doa-Nya yang sempurna? Apa yang Dia minta kepada Bapa? Carilah cara di mana anda dapat bergabung dengan orang lain untuk menyatukan doa anda sendiri dengan doa Putera Allah ini. Berdoa bersama dengan orang lain dalam persatuan dengan doa Yesus akan selalu dijawab oleh Bapa di Surga.

Tuhanku yang sempurna, semua yang Engkau minta dari Bapa dikabulkan. Tolong tarik aku dan semua anggota Gereja-Mu ke dalam doa-Mu yang sempurna kepada Bapa. Semoga kami berpartisipasi dalam doa ini terutama melalui Liturgi Suci, dan juga saat kami berkumpul sebagai dua orang atau lebih. Semoga kami berdoa hanya dengan-Mu dan sesuai dengan kehendak-Mu yang sempurna. Yesus, aku percaya pada-Mu.
Amin


Renungan 10 Agustus 2021 Renungan 12 Agustus 2021

komsostidar