Renungan 11 September 2021

Karena tidak ada pohon yang baik yang menghasilkan buah yang tidak baik, dan juga tidak ada pohon yang tidak baik yang menghasilkan buah yang baik.Sebab setiap pohon dikenal pada buahnya. Karena dari semak duri orang tidak memetik buah ara dan dari duri-duri tidak memetik buah anggur.
Lukas 6:43-44

Sungguh cara yang bagus untuk memeriksa arah hidup anda! Bagian Injil ini sampai ke inti tentang bagaimana kita dapat membedakan dengan baik apakah kita benar-benar memenuhi kehendak Tuhan atau tidak. Seringkali kita mungkin bergumul dengan mengetahui dengan jelas apakah kita melakukan apa yang Tuhan inginkan dari kita. Ada banyak arah dalam hidup yang bisa kita tuju dan banyak tujuan yang bisa kita capai sendiri. Oleh karena itu, ada baiknya dari waktu ke waktu untuk berhenti dan melakukan inventarisasi hidup kita secara jujur.

Ketika anda melihat hidup di tahun yang lalu, apa yang anda lihat? Secara khusus, apakah anda melihat buah yang baik lahir? Pemeriksaan seperti itu berguna untuk dilakukan dari waktu ke waktu. Sangat berguna untuk membuat pemeriksaan seperti itu tidak hanya untuk tahun lalu tetapi untuk periode waktu yang berbeda. Mungkin mulai dengan melihat gambaran besarnya dengan melihat semua waktu dalam hidup anda yang paling berbuah bagi kemuliaan Tuhan. Dari sana, cobalah untuk melihat hidup anda dekade demi dekade, tahun demi tahun dan bahkan bulan demi bulan selama setahun terakhir ini. Carilah saat-saat yang paling diberkati dalam hidup anda serta saat-saat yang paling menantang.

Ketika kita memeriksa hidup kita dengan cara ini, penting untuk memahami apa yang harus dicari. Misalnya, mungkin ada saat-saat ketika semuanya berjalan dengan baik dalam satu atau lain cara dan kemudian saat-saat lain yang menyakitkan dan sangat sulit. Apa yang penting untuk diketahui, dari perspektif Ilahi, adalah bahwa hanya karena sesuatu “berjalan dengan baik” pada satu titik, atau hanya karena sesuatu “menyakitkan dan sangat sulit” pada titik lain dalam hidup kita, ini tidak berarti bahwa yang pertama adalah yang paling berbuah untuk Kerajaan Allah atau yang terakhir paling tidak berbuah. Faktanya, salib yang berat dan kesulitan dalam hidup seringkali dapat menjadi saat yang paling bermanfaat bagi kita, secara rohani. Lihat saja kehidupan Yesus. Tentu saja, semua yang Dia lakukan berbuah untuk kemuliaan Bapa di Surga, tetapi kita dapat dengan mudah menunjuk pada saat yang paling menyakitkan dalam hidup-Nya sebagai yang paling berbuah. Penyaliban-Nya menghasilkan kebaikan terbesar yang pernah dikenal.

Begitu pula dengan hidup kita. Keberhasilan hidup kita tidak paling baik dilihat dengan melihat saat-saat ketika semuanya mudah, menyenangkan, berkesan dan sejenisnya. Meskipun itu mungkin juga merupakan momen yang diberkati, kita perlu melihat kesuburan rohani dari perspektif Ilahi. Kita perlu mencari saat-saat dalam hidup kita, apakah itu mudah atau sulit, ketika Tuhan hadir dengan jelas dan ketika kita membuat pilihan yang memberikan kemuliaan terbesar bagi-Nya.

Renungkan, hari ini, hidup anda seperti pohon yang menghasilkan buah rohani. Kapan dalam hidup anda, keputusan yang anda buat, atau aktivitas yang anda lakukan menghasilkan kebajikan paling besar dalam hidup anda? Kapan kehidupan doa anda terdalam? Kapan amal anda paling kuat? Kapan iman dan harapan anda paling nyata? Kembalilah ke saat-saat itu, nikmatilah, pelajari darinya, dan gunakan itu sebagai blok bangunan terbaik untuk masa depan gemilang yang diinginkan Tuhan kita bagi anda.

Tuhanku yang mulia, hidup-Mu menghasilkan buah yang tak terhingga nilainya. Engkau terus-menerus memilih untuk memenuhi kehendak Bapa di Surga, dan, sebagai hasilnya, Engkau menjalani setiap kebajikan dengan sempurna. Bantu aku untuk secara teratur berhenti sejenak dalam hidup untuk memeriksa arah yang aku tuju. Semoga diriku belajar dari kesalahan dan bersukacita pada saat-saat yang paling bermanfaat bagi Kerajaan-Mu. Aku mencintaimu, Tuhan. Bantulah aku untuk menghasilkan buah yang terbesar bagi kemuliaan-Mu. Yesus, aku percaya pada-Mu.
Amin


Renungan 10 September 2021

Renungan 12 September 2021 – Hari Minggu Biasa Ke XXIV


DATA MONITORING COVID-19 UMAT PAROKI ST ANDREAS TIDAR, MALANG

Silahkan mengisi Form di link ini untuk mendata umat terpapar covid
https://forms.gle/A2ZcCBSzMR9bi7aE7

Bagi umat yang kesulitan mengisi data, bisa meminta bantuan kepada Ketua Lingkungan masing-masing.

komsostidar