Renungan 22 September 2021

Maka Yesus memanggil kedua belas murid-Nya, lalu memberikan tenaga dan kuasa kepada mereka untuk menguasai setan-setan dan untuk menyembuhkan penyakit-penyakit.Dan Ia mengutus mereka untuk memberitakan Kerajaan Allah dan untuk menyembuhkan orang,
Lukas 9:1-2

Ini adalah pertama kalinya Yesus mengutus para Rasul-Nya dalam sebuah misi. Dalam misi ini, Dia sedang mempersiapkan mereka untuk misi akhir mereka, yang akan datang pada saat Pentakosta, setelah Yesus mati, bangkit dan naik ke Surga. Tetapi untuk saat ini, Yesus menugaskan para Rasul ini untuk melakukan tiga hal: mengusir setan, menyembuhkan orang sakit dan mewartakan Kerajaan Allah.

Sama seperti para Rasul, kita dipanggil untuk memerangi iblis. Mereka adalah malaikat yang jatuh yang mempertahankan kekuatan alami mereka, dan mereka menggunakan kekuatan alami itu untuk mencoba menipu kita, menindas kita dan, dalam beberapa kasus, bahkan merasuki kita. Tetapi iblis tidak berdaya di hadapan Tuhan, dan Tuhan memberi kita otoritas spiritual atas mereka. Dan meskipun ada beberapa yang diberi pelayanan eksorsisme yang unik di dalam Gereja, kita semua memiliki otoritas spiritual atas iblis, terutama atas serangan godaan spiritual alami mereka.

Kita memerangi setan terutama dengan mengungkapkan kebohongan mereka. Santo Ignatius dari Loyola, dalam buku klasik spiritualnya The Spiritual Exercises, menjelaskan kepada kita beberapa taktik biasa yang digunakan setan-setan ini dan bagaimana kita mengatasinya. Dia mengatakan bahwa bagi mereka yang tenggelam dalam kehidupan dosa yang serius, iblis terus-menerus menempatkan kebohongan di benak mereka bahwa dosa mereka menyenangkan dan bermanfaat, sehingga mereka akan terus memilihnya. Dan bagi mereka yang berjuang untuk kekudusan, setan-setan ini mencoba untuk mengecilkan hati mereka dalam pertobatan mereka yang mendalam. Mereka “menggigit, membuat sedih dan membuat rintangan, menggelisahkan dengan alasan yang salah, agar seseorang tidak melanjutkan” (Aturan 2). Cara untuk mengatasi godaan ini adalah dengan berbalik kepada kebenaran. Pertama, dengan menyadari bahwa “kesenangan” palsu dari dosa adalah: palsu, cepat berlalu, dan akhirnya menjatuhkan. Selanjutnya, kita mengatasi godaan ini dengan menerima dari Tuhan “keberanian dan kekuatan, penghiburan, air mata, inspirasi dan ketenangan, kemudahan, dan menyingkirkan semua rintangan.” Dengan kata lain, kita mengalahkan iblis dengan membiarkan Tuhan menguatkan kita, menjernihkan pikiran kita, menghilangkan semua rintangan palsu di jalan menuju kekudusan dan dengan menerima penghiburan berlimpah yang Tuhan berikan sebagai bantuan dalam perjalanan.

Renungkan, hari ini, pada kenyataan bahwa Tuhan kita ingin melayani anda dalam tiga cara ini. Jika anda dapat bekerja untuk mengatasi rintangan yang ditempatkan di jalan anda oleh setan-setan ini, maka anda berada dalam posisi yang baik untuk berbagi dalam dua misi lain yang diberikan kepada para Rasul. Anda akan dapat mengalami penyembuhan mental, emosional dan spiritual dalam hidup anda, dan anda akan dapat membiarkan Kerajaan Allah tumbuh kuat di dalam jiwa anda sendiri. Dari sana, anda akan dikirim dalam misi oleh Tuhan kita untuk membawa rahmat ini kepada orang lain yang membutuhkan.

Tuhanku yang mahakuasa, Engkau memiliki otoritas atas kejahatan, kekuatan untuk menyembuhkan dan menawarkan semua karunia keselamatan kekal. Bantulah aku untuk terbuka pada cara-cara yang Engkau inginkan untuk datang kepadaku. Tolong bebaskan aku dari serangan si jahat, berikan kesembuhan dan harapan, dan bawalah kelimpahan Kerajaan-Mu yang mulia dalam hidupku. Yesus, aku percaya pada-Mu.
Amin


Renungan 21 September 2021 Renungan 23 September 2021


DATA MONITORING COVID-19 UMAT PAROKI ST ANDREAS TIDAR, MALANG

Silahkan mengisi Form di link ini untuk mendata umat terpapar covid
https://forms.gle/A2ZcCBSzMR9bi7aE7

Bagi umat yang kesulitan mengisi data, bisa meminta bantuan kepada Ketua Lingkungan masing-masing.

komsostidar