Renungan 23 September 2021

Herodes, raja wilayah, mendengar segala yang terjadi itu dan iapun merasa cemas, sebab ada orang yang mengatakan, bahwa Yohanes telah bangkit dari antara orang mati.Ada lagi yang mengatakan, bahwa Elia telah muncul kembali, dan ada pula yang mengatakan, bahwa seorang dari nabi-nabi dahulu telah bangkit.
Lukas 9:7-8

Herodes raja wilayah, juga dikenal sebagai Herodes Antipas, memerintah orang-orang Yahudi di Galilea selama sekitar empat puluh dua tahun. Ia terus memerintah sampai ia diasingkan oleh Kaisar Romawi pada tahun 37 M. Selama masa pemerintahannya, ia menghabiskan banyak waktu di Tiberias, salah satu kota utama di tepi barat Laut Galilea. Sebagian besar pelayanan Yesus terjadi di wilayah kekuasaan Herodes, seluruh Galilea, jadi Herodes sangat menyadari banyak cerita tentang Yesus.

Injil hari ini diakhiri dengan mengatakan bahwa Herodes terus berusaha untuk melihat Yesus. Tentu saja, Herodes, sama seperti orang yang tinggal di wilayah itu, dapat melakukan perjalanan ke tempat Yesus berkhotbah untuk mendengarkan Dia setiap saat. Tapi dia tidak melakukan itu. Sebaliknya, dia terus menerima laporan tentang Yesus dan tetap ingin tahu tentang Dia, mencoba mencari cara untuk mencari tahu siapa Yesus itu.

Coba bayangkan apa yang akan terjadi jika Herodes pergi ke tempat Yesus berkhotbah untuk mendengarkan Dia dengan hati terbuka. Jika dia melakukan itu, dan benar-benar mendengarkan, Herodes akan menerima salah satu hadiah terbesar yang bisa dibayangkan. Dia akan menerima karunia iman dan pertobatan dan akan memulai jalan menuju keselamatan kekal. Tetapi Herodes menjalani kehidupan yang tidak bermoral. Dia dikenal sebagai pemimpin yang kejam dan juga seorang pezina yang tidak mau bertobat. Dia mencintai kekuatannya dan sangat cemburu akan hal itu. Herodes kemungkinan besar tahu, setidaknya di benaknya, bahwa jika dia ingin mendengarkan Yesus, dia harus berubah. Dan kemungkinan besar dia tidak ingin berubah.

Ini memberi kita semua pelajaran yang kuat. Masing-masing dari kita dapat dengan mudah mengabaikan berbagai komunikasi dan ajakan dari Tuhan kita, karena, jauh di lubuk hati, kita tidak ingin berubah. Tuhan berbicara kepada kita sepanjang hari, setiap hari dalam hidup kita. Dia terus-menerus menawarkan kepada kita pesan-Nya tentang Injil yang lengkap. Dan meskipun anda mungkin terbuka untuk banyak dari apa yang Tuhan katakan, kemungkinan besar ada bagian dari pesan ilahi-Nya yang anda sadari atau tidak anda dengarkan. Kunci untuk dapat mendengar segala sesuatu yang Tuhan ingin bicarakan kepada anda adalah dengan kecenderungan untuk berubah sepenuhnya dalam setiap cara yang Tuhan ingin anda berubah.

Renungkan, hari ini, pada Herodes. Pertama, renungkan keingintahuannya tentang Yesus. Ini adalah kualitas yang baik, karena jauh lebih baik daripada acuh tak acuh. Dari sana, pikirkan juga tentang fakta bahwa Herodes tidak pernah pergi kepada Yesus untuk mendengarkan Dia. Pertemuan pertamanya dengan Yesus adalah pada malam penangkapan-Nya, ketika dia menginterogasi Tuhan kita dan mengolok-olok-Nya. Saat anda mempertimbangkan ketegaran Herodes, gunakan itu sebagai ujian atas hidup anda sendiri. Di mana anda melihat refleksi kecil dari ketegaran, ketakutan akan perubahan atau hati yang tertutup, berusahalah untuk memperbaikinya dengan berpaling kepada Tuhan kita mengatakan kepada-Nya bahwa anda terbuka untuk semua yang Dia ingin katakan dan bahwa anda siap dan bersedia untuk berubah dengan cara apa pun Dia memanggil anda untuk melakukannya. Jangan takut akan perubahan yang Tuhan kita inginkan dari anda. Merangkul perubahan itu akan membawa anda ke jalan menuju kekudusan hidup yang sejati.

Tuhanku, Engkau memanggilku siang dan malam, mengundangku untuk berubah saat aku mendengarkan Sabda KudusMu. Aku berterima kasih atas dorongan kasih karunia yang terus-menerus ini dan aku berkomitmen untuk tetap terbuka terhadap semua yang Engkau minta dariku. Aku memilih Engkau, Tuhanku. Dan saat aku berpaling kepada-Mu, aku berdoa agar dapat memiliki keberanian yang kubutuhkan untuk menanggapi panggilan-Mu dengan sepenuh hati. Yesus, aku percaya pada-Mu.
Amin


Renungan 22 September 2021 Renungan 24 September 2021


DATA MONITORING COVID-19 UMAT PAROKI ST ANDREAS TIDAR, MALANG

Silahkan mengisi Form di link ini untuk mendata umat terpapar covid
https://forms.gle/A2ZcCBSzMR9bi7aE7

Bagi umat yang kesulitan mengisi data, bisa meminta bantuan kepada Ketua Lingkungan masing-masing.

komsostidar