Renungan 07 Oktober 2021

Lalu kata-Nya kepada mereka: “Jika seorang di antara kamu pada tengah malam pergi ke rumah seorang sahabatnya dan berkata kepadanya: Saudara, pinjamkanlah kepadaku tiga roti, sebab seorang sahabatku yang sedang berada dalam perjalanan singgah ke rumahku dan aku tidak mempunyai apa-apa untuk dihidangkan kepadanya;
Lukas 11:5-6

Kecuali jika teman anda benar-benar teman yang sangat dekat, anda mungkin ragu untuk membangunkan mereka dan keluarganya di tengah malam untuk meminta pinjaman makanan. Dan bahkan jika itu adalah teman yang sangat dekat, anda mungkin akan ragu karena takut mengganggu mereka. Namun dalam perumpamaan ini, “sahabat” adalah Tuhan. Yesus baru saja selesai memberikan doa “Bapa Kami” kepada murid-murid-Nya, dan sekarang Dia menambahkan perumpamaan ini sebagai cara untuk mengungkapkan keyakinan dan tekad besar yang harus kita gunakan untuk berdoa kepada Bapa. Perumpamaan itu diakhiri dengan menyatakan bahwa bahkan jika orang di tempat tidur tidak bangun untuk memenuhi permintaan itu, mereka akan melakukannya ”karena kegigihannya”. Dan meskipun Tuhan selalu memperhatikan doa kita, ketekunan kita adalah kualitas penting yang harus kita miliki.

Ketika kita berdoa kepada Tuhan dengan ketekunan, tidak pernah meragukan kebaikan dan kemurahan Tuhan, Tuhan akan mencurahkan kepada kita segala sesuatu yang baik. Tentu saja, jika doa kita untuk sesuatu yang egois atau tidak sesuai dengan kehendak Tuhan, maka doa kita tidak akan efektif. Tetapi ketika kita berdoa seperti yang diajarkan oleh doa “Bapa Kami”, maka kita dapat yakin bahwa kesetiaan kita pada doa itu, yang didoakan dengan penuh kepercayaan dan ketekunan, akan mempengaruhi karunia-karunia kehendak Allah yang baik dalam hidup kita.

Salah satu dari tujuh permohonan doa “Bapa Kami” adalah “Datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di Surga.” Ini adalah petisi yang benar-benar indah yang tidak hanya membutuhkan ketekunan yang terus-menerus tetapi juga pelepasan dari preferensi kita dalam hidup. Berdoa agar “kehendak Tuhan” terjadi dan Kerajaan “Nya” datang juga merupakan cara untuk mengatakan bahwa anda menyerahkan semua pilihan anda kepada Tuhan. Anda datang kepada Tuhan mengakui bahwa kehendak anda mungkin bukan kehendak Tuhan. Dengan demikian, petisi ini mengungkapkan penyerahan diri dengan cara yang ampuh.

Renungkan, hari ini, tentang pentingnya berdoa dengan semangat dan ketekunan tertinggi kepada Tuhan. Apa yang Tuhan inginkan dari anda? Apa kehendak suci-Nya bagi hidup anda? Carilah kehendak itu dan kehendak itu saja dengan segenap hati anda dan anda akan menemukan bahwa kehendak-Nya benar-benar akan terjadi dalam hidup anda.

Tuhanku yang sempurna, kehendak-Mu dan kehendak-Mu sajalah yang aku inginkan dan cari. Aku mencarinya dengan segenap kekuatan jiwaku. Bantulah aku untuk bertumbuh dalam keyakinan kepada-Mu dan kebaikan-Mu. Semoga aku percaya kepada-Mu dan percaya dengan segenap hatiku bahwa Engkau benar-benar akan mewujudkan kehendak-Mu yang kudus dalam hidupku jika aku hanya bertahan dalam doa dan kepercayaan. Yesus, aku percaya pada-Mu.
Amin


Renungan 06 Oktober 2021 Renungan 08 Oktober 2021


DATA MONITORING COVID-19 UMAT PAROKI ST ANDREAS TIDAR, MALANG

Silahkan mengisi Form di link ini untuk mendata umat terpapar covid
https://forms.gle/A2ZcCBSzMR9bi7aE7

Bagi umat yang kesulitan mengisi data, bisa meminta bantuan kepada Ketua Lingkungan masing-masing.

komsostidar