Renungan 11 Oktober 2021

Ketika orang banyak mengerumuni-Nya, berkatalah Yesus: “Angkatan ini adalah angkatan yang jahat. Mereka menghendaki suatu tanda, tetapi kepada mereka tidak akan diberikan tanda selain tanda nabi Yunus.
Sebab seperti Yunus menjadi tanda untuk orang-orang Niniwe, demikian pulalah Anak Manusia akan menjadi tanda untuk angkatan ini.
Lukas 11:29-30

Apakah anda pernah menemukan diri anda mencari tanda-tanda dari Tuhan? Seringkali ketika kita menjalani hidup, menavigasi melalui pasang surut yang kita semua alami, kita dapat dengan mudah menemukan diri kita mencari tanda-tanda dari Tuhan tentang apa yang harus kita lakukan tentang ini atau itu. Dan meskipun Tuhan pasti berkomunikasi kepada kita pada waktu tertentu melalui rahmat khusus yang merupakan tanda-tanda dari Surga, perikop di atas memberikan kejelasan tentang tanda apa yang harus paling kita perhatikan.

Pesan sederhana dalam perikop Injil dari Tuhan kita ini adalah bahwa kita harus menemukan makna dari tanda paling mendalam yang pernah diberikan dan menggunakannya sebagai dasar dari semua keputusan kita dalam hidup. Kehidupan, kematian, dan kebangkitan Yesus bukan hanya sumber kehidupan kekal, tetapi juga merupakan tanda paling jelas yang kita butuhkan saat kita membuat semua keputusan dalam hidup.

Tanda adalah beberapa tindakan yang mengungkapkan misteri yang dalam dan tersembunyi. Satu misteri yang diungkapkan oleh kehidupan, kematian, dan kebangkitan Yesus adalah bahwa jika kita ingin berbagi dalam kehidupan baru yang dimenangkan bagi kita oleh Salib-Nya, maka kita harus mengikuti teladan yang Dia berikan dengan menjalani kehidupan pengorbanan tanpa pamrih, menyerahkan hidup kita untuk orang lain, sehingga mereka akan menemukan dan merangkul kehidupan baru Kebangkitan Kristus. Secara praktis, jika anda menemukan diri anda mencari jawaban dalam hidup, mencari tanda-tanda dari Tuhan tentang apa yang harus anda lakukan pada waktu-waktu tertentu, maka alihkan pandangan anda ke kehidupan Kristus dan renungkan cara-cara di mana anda dapat lebih sepenuhnya meniru kehidupan-Nya dalam setiap praktik sehari-hari.

Adalah umum untuk terlibat dalam kebijaksanaan seperti itu dengan melihat diri kita sendiri dengan egois dan mementingkan diri sendiri. Sulit untuk menjauh dari garis pemikiran ini.Tetapi jika kita ingin menggunakan “tanda” Anak Manusia, maka kita akan membedakan keputusan hidup kita dengan sangat berbeda. Ketika kita menggunakan kehidupan, kematian, dan kebangkitan Tuhan kita sebagai sumber kebijaksanaan dan pengambilan keputusan dalam hidup, maka kita pada akhirnya akan membuat keputusan yang meniru pengorbanan kasih-Nya yang tanpa pamrih. Jadi jika anda dihadapkan pada sebuah keputusan, anda tidak akan memikirkan apa yang lebih mudah atau apa yang anda sukai; sebaliknya, anda akan merenungkan apa yang lebih tanpa pamrih dan terbaik bagi orang lain. Apa yang paling baik meniru kasih pengorbanan Yesus?

Renungkan, hari ini, atas keputusan apa pun yang anda coba buat. Kemudian renungkan bagaimana anda akan mengambil keputusan ini. Apakah anda menggunakan kesaksian yang Yesus berikan sebagai dasar pemahaman anda? Apakah anda merenungkan bagaimana anda dapat menyerahkan hidup anda sebagai hadiah pengorbanan bagi orang lain? Apakah anda melihat cinta dari sudut pandang Salib Tuhan kita dan berusaha untuk meniru dedikasi-Nya yang mulia dan tanpa pamrih untuk keselamatan orang-orang yang Dia kasihi? Berusahalah untuk meniru Tuhan kita, menggunakan kesaksian tindakan-Nya sebagai dasar dari semua kebijaksanaan dan keputusan anda dalam hidup, dan anda akan menemukan satu-satunya tanda sejati yang anda butuhkan untuk menghadapi tantangan hidup.

Tuhanku yang sempurna, setiap keputusan yang Engkau buat dalam hidup dibuat dari kasih dan sesuai dengan kehendak Bapa yang sempurna. Beri aku rahmat yang aku butuhkan untuk membuat setiap keputusan dalam hidup dengan meniru teladan sempurna-Mu. Semoga hidupku meniru-Mu sebagaimana Engkau memberikan nyawa-Mu bagi orang lain. Aku memilihMu dan pengorbananMu yang mulia sebagai tanda yang dengannya diriku diarahkan dalam hidup. Yesus, aku percaya pada-Mu.
Amin


Renungan 10 Oktober 2021 – Hari Minggu Biasa Ke XXVIII

Renungan 12 Oktober 2021

DATA MONITORING COVID-19 UMAT PAROKI ST ANDREAS TIDAR, MALANG

Silahkan mengisi Form di link ini untuk mendata umat terpapar covid
https://forms.gle/A2ZcCBSzMR9bi7aE7

Bagi umat yang kesulitan mengisi data, bisa meminta bantuan kepada Ketua Lingkungan masing-masing.

komsostidar