Renungan 23 Oktober 2021

Lalu ia berkata kepada pengurus kebun anggur itu: Sudah tiga tahun aku datang mencari buah pada pohon ara ini dan aku tidak menemukannya. Tebanglah pohon ini! Untuk apa ia hidup di tanah ini dengan percuma!
Jawab orang itu: Tuan, biarkanlah dia tumbuh tahun ini lagi, aku akan mencangkul tanah sekelilingnya dan memberi pupuk kepadanya, mungkin tahun depan ia berbuah; jika tidak, tebanglah dia!”
Lukas 13:7-9

Berapa banyak buah baik yang lahir dari hidup anda? Ini adalah pertanyaan penting untuk dijawab dengan jujur. Salah satu cara terbaik untuk membedakan apakah kita melayani kehendak Tuhan atau tidak adalah dengan melihat buah yang lahir dari kehidupan kita.

Buah yang baik lahir dalam berbagai cara dan memanifestasikan dirinya dalam berbagai bentuk. Namun, buah yang harus anda cari ada dua. Pertama, itu adalah buah yang ditemukan di dalam jiwa anda sendiri yang dihasilkan dari kehidupan doa yang benar dan persatuan dengan Tuhan. Kedua, kita harus mencari buah yang lahir dari amal dalam tindakan kita terhadap orang lain.

Ketika anda melihat dengan jujur ​​pada jiwa anda sendiri, apa yang anda lihat? Seringkali, anda mungkin melihat semacam perang di dalam diri anda di mana nafsu dan selera anda yang tidak teratur melawan Roh Allah. Buah rohani yang baik akan membutuhkan pemurnian batin. Melalui doa, puasa, bacaan rohani dan sejenisnya, anda harus mencari cara di mana Roh Tuhan mengendalikan sifat manusia anda yang tidak teratur dan menatanya kembali sesuai dengan kehendak-Nya yang kudus. Meskipun kita semua adalah orang berdosa dan kadang-kadang akan jatuh, kita harus bekerja dengan rajin untuk mengatasi setiap tindakan, keinginan, dan godaan yang dapat kita lihat secara objektif bertentangan dengan kehendak Tuhan. Kadang-kadang, sifat manusia anda yang jatuh dapat dengan paksa menarik anda ke dalam dosa sehingga dapat membingungkan kecerdasan anda dan menuntun anda pada rasionalisasi dosa-dosa. Tetapi jika anda menginginkan buah kehadiran Tuhan dalam hidup anda, maka anda harus terus-menerus memilih untuk membuat kehidupan batin anda menjadi taman yang subur di mana kebajikan Tuhan tumbuh dan dipelihara dalam kelimpahan. Jadi, sekali lagi, apa yang anda lihat dengan jujur ​​ketika anda melihat ke dalam jiwa anda sendiri?

Ketika Tuhan memelihara kebajikan di dalam diri kita, dan nafsu dan selera kita yang tidak teratur berada di bawah kendali Roh Tuhan, maka kita juga akan menemukan kebutuhan untuk membiarkan buah-buah batin kasih Tuhan mengalir keluar dari hidup kita ke dalam kehidupan orang lain. Kita akan mulai menginginkan kehidupan tanpa pamrih dan pengorbanan. Kita akan mulai berhasrat untuk mendahulukan orang lain. Kita akan menganggap hidup orang lain sebagai sesuatu yang berharga dan penuh dengan martabat. Dan kita akan mengatasi penghakiman, kekerasan, kemarahan, dan sejenisnya. Kita akan mendapati diri kita menginginkan kebaikan orang lain dan secara supernatural akan tertarik untuk melakukan banyak tindakan kebaikan kecil terhadap semua orang. Tetapi semuanya dimulai dengan kehidupan batin seseorang yang Tuhan ingin kita tanam dan pupuk dengan kasih karunia-Nya sehingga buah batin dari kasih-Nya akan tumbuh di dalam dan akhirnya menjadi sangat nyata dalam tindakan lahiriah sehari-hari seseorang terhadap semua orang.

Renungkan, hari ini, jiwamu seperti pohon ara yang belum berbuah. Lihat Tuhan kita datang kepada anda dan meminta anda untuk mengizinkan Dia mengolah tanah dan menyuburkannya. Ketahuilah bahwa ini membutuhkan perubahan di pihak anda. Jika anda ingin menghasilkan buah yang baik, maka anda memerlukan campur tangan Tuhan. Bekerjalah dengan-Nya, rajinlah, dan lakukan semua yang anda bisa untuk mulai menghasilkan banyak buah baik sehingga anda tidak termasuk orang-orang yang pada akhirnya ditebang oleh keadilan Tuhan.

Tuhanku, Engkau tidak pernah berhenti bekerja dengan rajin untuk mengolah tanah jiwaku sehingga benih rahmat-Mu akan tumbuh dan menghasilkan buah yang baik yang Engkau inginkan untuk keluar dari hidupku. Tolong beri diriku rahmat yang aku butuhkan untuk setia pada kehidupan doa sehari-hari, praktik penebusan dosa dan pencarian akan Sabda Kudus-Mu. Ubahlah aku, Tuhan yang terkasih, dan hasilkan buah yang baik dari Kerajaan suci-Mu dalam hidupku. Yesus, aku percaya pada-Mu.
Amin


Renungan 22 Oktober 2021

Renungan 24 Oktober 2021 – HARI MINGGU BIASA KE XXX


DATA MONITORING COVID-19 UMAT PAROKI ST ANDREAS TIDAR, MALANG

Silahkan mengisi Form di link ini untuk mendata umat terpapar covid
https://forms.gle/A2ZcCBSzMR9bi7aE7

Bagi umat yang kesulitan mengisi data, bisa meminta bantuan kepada Ketua Lingkungan masing-masing.

komsostidar