Renungan 18 Desember 2021

Malaikat Tuhan nampak kepadanya dalam mimpi dan berkata: “Yusuf, anak Daud, janganlah engkau takut mengambil Maria sebagai isterimu, sebab anak yang di dalam kandungannya adalah dari Roh Kudus. Ia akan melahirkan anak laki-laki dan engkau akan menamakan Dia Yesus, karena Dialah yang akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa mereka.”
Matius 1:20b-21

Santo Yosef adalah orang yang tidak banyak kita ketahui, tetapi pikirkan tentang pentingnya perannya dalam sejarah keselamatan. Dia dipercayakan dengan Anak Allah sebagai anak kecilnya. Pada awalnya, dia bingung tentang bagaimana Maria bisa hamil, tetapi setelah menerima kata-kata malaikat dalam mimpi, dia menerima Anak ini sebagai miliknya dan merawatnya dengan cinta seorang ayah.

Penting untuk dicatat bahwa Santo Yosef memeluk Anak Kristus karena sebuah mimpi. Tapi apakah itu hanya mimpi? Kita semua memiliki banyak mimpi dan beberapa di antaranya aneh dan tidak masuk akal. Jadi mengapa Santo Yosef mengandalkan keaslian mimpi ini?

Jawaban atas pertanyaan ini cukup sederhana. Meskipun mimpi yang dia alami hanyalah mimpi, itu juga disertai dengan karunia iman. Santo Yosef tahu, dengan kepastian di luar nalar manusia, bahwa suara Tuhan telah berbicara kepadanya dan dia menanggapinya dengan iman yang murah hati.

Kita mungkin tidak memiliki mimpi yang melaluinya Tuhan berbicara kepada kita dalam bentuk malaikat, tetapi Tuhan berbicara kepada kita sepanjang hari. Dia berbicara langsung ke pikiran dan hati kita, dan juga melalui perawatan dan perantaraan banyak malaikat dengan berbagai cara. Malaikat Tuhan terus-menerus membawakan kita pesan dan inspirasi Ilahi. Pertanyaannya adalah apakah kita mendengarkan atau tidak.

Mendengarkan suara Tuhan, melalui perantaraan para malaikat, bukanlah tentang kita melihat atau mendengar para malaikat berbicara, secara harfiah. Sebaliknya, ini adalah masalah membedakan bahasa cinta yang diucapkan kepada kita dan memanggil kita untuk beriman.

Dengarkan dalam keheningan hati anda, hari ini, dan biarkan diri anda mengikuti kesaksian mulia Santo Yosef saat dia menanggapi kehendak Tuhan kita dengan iman dan kepercayaan yang sempurna.

Tuhan, aku rindu mendengar suara-Mu yang merdu. Aku rindu untuk mengetahui semua yang Engkau perintahkan dariku dan semua yang Engkau ilhami untuk aku rangkul dalam hidup. Berilah diriku rahmat yang aku butuhkan, untuk mengikuti setiap inspirasi dalam hidup sehingga aku dapat memenuhi kehendak-Mu yang sempurna dan suci. Yesus, aku percaya pada-Mu.
Amin


Renungan 17 Desember 2021

Renungan 19 Desember 2021 – HARI MINGGU ADVEN IV


DATA MONITORING COVID-19 UMAT PAROKI ST ANDREAS TIDAR, MALANG

Silahkan mengisi Form di link ini untuk mendata umat terpapar covid
https://forms.gle/A2ZcCBSzMR9bi7aE7

Bagi umat yang kesulitan mengisi data, bisa meminta bantuan kepada Ketua Lingkungan masing-masing.

komsostidar