Sat. May 18th, 2024
renungan harian katolik

Renungan Harian Katolik 03 Februari 2023
Hari Jumat Minggu Biasa IV

sebab Herodes segan akan Yohanes karena ia tahu, bahwa Yohanes adalah orang yang benar dan suci, jadi ia melindunginya. Tetapi apabila ia mendengarkan Yohanes, hatinya selalu terombang-ambing, namun ia merasa senang juga mendengarkan dia.
Markus 6:20

Idealnya, ketika Injil diberitakan dan diterima oleh orang lain, efeknya adalah si penerima dipenuhi dengan sukacita, penghiburan dan keinginan untuk berubah. Injil mengubah bagi mereka yang benar-benar mendengarkan dan menanggapi dengan kemurahan hati. Tapi bagaimana dengan mereka yang tidak menanggapi dengan kemurahan hati? Apa pengaruh Injil terhadap mereka? Injil kita hari ini memberi kita jawaban itu.

Baris di atas berasal dari kisah pemenggalan kepala Santo Yohanes Pembaptis. Pelaku jahat dalam cerita ini adalah Herodes, istri haram Herodes, Herodias, dan putri Herodias (secara tradisional bernama Salome). Yohanes telah dipenjarakan oleh Herodes karena Yohanes berkata kepada Herodes, “Tidak halal bagimu untuk mengambil istri saudaramu.” Tapi yang paling menarik dari kisah ini adalah, bahkan di dalam penjara, Herodes mau mendengarkan khotbah Yohanes. Namun alih-alih membawa Herodes ke pertobatan, dia malah “bingung” dengan apa yang Yohanes khotbahkan.

Menjadi “bingung” bukanlah satu-satunya reaksi terhadap khotbah Yohanes. Reaksi Herodias adalah kebencian. Dia tampaknya tersengat oleh kecaman Yohanes atas “perkawinannya” dengan Herodes, dan dialah yang kemudian mengatur pemenggalan kepala Yohanes.

Injil ini, kemudian, mengajarkan kepada kita tentang dua reaksi umum lainnya terhadap Kebenaran Injil yang kudus ketika diberitakan. Yang satu adalah kebencian dan yang lainnya adalah kebingungan. Jelas, kebencian jauh lebih buruk daripada sekadar bingung. Tapi juga bukan reaksi yang benar terhadap kata-kata Kebenaran.

Apa reaksi Anda terhadap Injil yang lengkap ketika diberitakan? Apakah ada aspek Injil yang membuat Anda gelisah? Apakah ada ajaran Tuhan kita yang membingungkan Anda atau membuat Anda marah? Pertama-tama lihat ke dalam hati Anda sendiri untuk menentukan apakah Anda bergumul dengan reaksi yang sama seperti Herodes dan Herodias. Dan kemudian pertimbangkan bagaimana dunia bereaksi terhadap Kebenaran Injil. Kita tidak perlu heran sama sekali bahwa kita menemukan banyak Herodes dan Herodiases dalam hidup hari ini.

Renungkan, hari ini, cara apa pun yang Anda lihat Injil ditolak pada satu tingkat atau lainnya. Jika Anda merasakan ini di dalam hati Anda sendiri, maka bertobatlah dengan sekuat tenaga. Jika Anda melihatnya di tempat lain, jangan biarkan permusuhan menggoyahkan atau mencemaskan Anda. Jaga pikiran dan hati Anda pada Kebenaran dan tetap teguh tidak peduli reaksi yang Anda hadapi.

Tuhanku dari semua Kebenaran, Firman-Mu dan hanya Firman-Mu yang membawa rahmat dan keselamatan. Tolong beri diriku rahmat yang aku butuhkan untuk selalu mendengarkan Firman-Mu dan menanggapi dengan sepenuh hati. Semoga aku bertobat ketika diriku diinsafkan oleh Firman-Mu dan semoga aku dengan sepenuh hati kembali kepada-Mu. Berilah aku keberanian ketika orang lain menolak Kebenaran dan hikmat-Mu untuk mengetahui bagaimana membagikan Sabda itu dengan kasih. Yesus, aku percaya pada-Mu.
Amin


Renungan Harian Katolik 02 Februari 2023

Renungan Harian Katolik 04 Februari 2023


Media Sosial Paroki St Andreas Tidar :

Instagram - Wikipedia
logo facebook