Sat. May 11th, 2024
renungan harian katolik

Renungan Harian Katolik 25 Januari 2023
Pesta Pertobatan Santo Paulus, Rasul

Lalu pergilah Ananias ke situ dan masuk ke rumah itu. Ia menumpangkan tangannya ke atas Saulus, katanya: “Saulus, saudaraku, Tuhan Yesus, yang telah menampakkan diri kepadamu di jalan yang engkau lalui, telah menyuruh aku kepadamu, supaya engkau dapat melihat lagi dan penuh dengan Roh Kudus.”
Kisah Para Rasul 9:17

Santo Paulus (yang dalam bahasa Ibrani dikenal sebagai Saulus dari Tarsus) adalah seorang Farisi Yahudi yang saleh yang dengan gigih membela hukum. Setelah Kenaikan Yesus ke Surga, iman Kristen yang baru ditemukan mulai berkembang pesat. Akibatnya, Saulus dari Tarsus berusaha keras untuk mengakhiri agama baru yang dianggapnya salah ini. Ia berkeliling mencari pengikut Yesus untuk ditangkap dan dipenjarakan. Saulus bahkan memberikan persetujuannya untuk melempari diaken, Santo Stefanus, martir pertama. Namun, dalam salah satu perjalanannya, Saulus mendapat penglihatan tentang Kristus yang bangkit yang berbicara kepadanya dengan lembut, berkata, “Saulus, Saulus, mengapa kamu menganiaya aku?” (Kisah Para Rasul 9:4). Dalam perjumpaan itulah Saulus dibutakan selama tiga hari.

Baris yang dikutip di atas adalah kata-kata Ananias, seorang murid Yesus yang taat. Ananias juga telah menerima penglihatan dari Yesus yang menyuruhnya pergi ke Saulus dari Tarsus dan meletakkan tangan-Nya ke atas dia supaya dia sembuh. Ananias juga diberi tahu bahwa Saulus adalah “alat pilihan” yang melaluinya Injil akan diberitakan kepada “orang-orang bukan Yahudi, raja-raja, dan anak-anak Israel.”

Meskipun ada banyak aspek menarik dalam kisah Santo Paulus dan pertobatannya, hal ini juga menginspirasi untuk merenungkan cara Tuhan pertama kali mempertobatkannya. Yesus tidak keras terhadap Saulus. Dia tidak mengutuk. Sebaliknya, dia melihat kebaikan dan semangat Saulus dan tahu bahwa dia akan menanggapi jika diberi kesempatan. Meskipun Yesus menggunakan tindakan yang ampuh untuk membutakannya, Dia melakukannya karena Dia melihat begitu banyak potensi kebaikan dalam diri Saulus.

Kebenaran yang sama berlaku untuk hidup kita. Masing-masing dari kita memiliki potensi luar biasa untuk kebaikan, dan Tuhan melihat hal ini. Allah menyadari semua yang dapat Dia lakukan dengan kita dan berusaha menarik kita ke dalam misi-Nya untuk membagikan Injil kepada mereka yang membutuhkan. Pertanyaan untuk direnungkan adalah apakah Anda telah menanggapi cara-cara yang Tuhan telah katakan kepada Anda dan mengundang Anda untuk melayani Dia dengan hidup Anda. Perjumpaan Saulus dengan Yesus sangat kuat dan mengubahkan bukan hanya karena dia dibutakan oleh penglihatan ini—itu sangat kuat dan mengubahkan, pertama dan terutama, karena Saulus ingin melayani Tuhan tetapi mencoba melakukannya dengan cara yang salah. Dan setelah kesalahan itu diperbaiki, Saulus menanggapi dengan segera dan tuntas. Akibatnya, Saulus menjadi salah satu penginjil terbesar dalam sejarah Gereja.

Renungkan, hari ini, keinginan hati Yesus untuk mengundang Anda ke dalam misi-Nya. Meskipun Anda mungkin tidak menyadari banyak cara Tuhan dapat menggunakan Anda. Dia melihat Anda dan mengetahui siapa yang ingin Dia tarik kepada diri-Nya melalui Anda. Katakan “Ya” kepada-Nya hari ini dan lakukan dengan segenap jiwa Anda. Melakukan hal itu akan memungkinkan Tuhan untuk melakukan hal-hal besar melalui Anda.

Tuhan, aku benar-benar mencintai-Mu dan ingin digunakan oleh-Mu dengan cara yang Engkau pilih. Bantu diriku untuk mengubah hati sepenuhnya kepada-Mu sehingga aku dapat dipimpin oleh tangan-Mu yang lembut dan kuat. Aku menerima misi apa pun yang Kau berikan kepadaku dan berdoa agar hidupku akan memberiMu kemuliaan sejati dan memajukan KerajaanMu yang mulia di bumi. Yesus, aku percaya pada-Mu.
Amin


Renungan Harian Katolik 24 Januari 2023

Renungan Harian Katolik 26 Januari 2023


DATA MONITORING COVID-19 UMAT PAROKI ST ANDREAS TIDAR, MALANG

Silahkan mengisi Form di link ini untuk mendata umat terpapar covid
https://forms.gle/A2ZcCBSzMR9bi7aE7