Sat. May 18th, 2024
renungan harian katolik

Renungan Harian Katolik 31 Januari 2023
Hari Selasa Minggu Biasa IV

Ketika Yesus masih berbicara datanglah orang dari keluarga kepala rumah ibadat itu dan berkata: “Anakmu sudah mati, apa perlunya lagi engkau menyusah-nyusahkan Guru?”
Tetapi Yesus tidak menghiraukan perkataan mereka dan berkata kepada kepala rumah ibadat: “Jangan takut, percaya saja!”
Markus 5:35-36

Garis pendek ini patut direnungkan setiap hari. “Jangan takut,percaya saja”. Pernyataan ini dapat diterapkan pada banyak situasi yang kita alami sepanjang hidup kita. Itu adalah perintah cinta dari Tuhan kita dan merupakan perintah yang perlu kita semua dengar, terutama ketika kesulitan menghampiri kita.

Pertama, perlu dicatat bahwa ini adalah situasi yang sulit di mana emosi ekstrim dan godaan untuk takut dapat dimengerti. Ayah dalam cerita ini memiliki seorang anak perempuan yang sedang sekarat, dan dia datang untuk memohon kepada Yesus untuk menyembuhkannya. Yesus setuju. Tetapi ketika mereka sedang dalam perjalanan, Yesus dan sang ayah menerima kabar yang memilukan bahwa putrinya baru saja meninggal. Seperti yang diketahui orang tua mana pun, berita ini pasti sangat sulit didengar. Maka mulailah dengan mencoba memahami duka yang dialami bapak ini. Cobalah untuk secara khusus memahami kesedihannya pada saat dia mendengar berita yang menghancurkan ini.

Saat Anda merenungkan kesedihannya, coba renungkan juga hati, pemikiran, emosi dan perkataan Yesus. Yesus tidak takut. Dia tahu bahwa ini akan berakhir dengan sangat baik. Tetapi karena Ia juga memiliki empati dan kasih yang mendalam terhadap ayah yang sedang berduka ini, Yesus berpaling kepadanya untuk memberinya pengharapan. Harapan di tengah pengalaman hidup yang sangat sulit dan menyakitkan sulit didapat. Saat dihadapkan pada kesedihan, sangat menggoda untuk menyerah pada keputusasaan. Keputusasaan adalah hilangnya harapan sepenuhnya. Keputusasaan menjauhkan kita dari Tuhan dan melucuti iman kita. Namun keputusasaan selalu dapat dihindari jika kita mengikuti perintah kasih Yesus. “Jangan takut, percaya saja.”

Apa yang menggoda Anda untuk takut dalam hidup? Apa yang menggoda Anda untuk kehilangan harapan Anda? Mungkin Anda bergumul dengan kematian orang yang Anda cintai, dan Anda merasa sangat sulit. Mungkin kesedihan Anda berasal dari sumber kecil. Sebenarnya kita semua akan mengalami godaan kecil untuk kehilangan harapan setiap hari. Dan sebagian besar juga akan mengalami pencobaan berat pada satu waktu. Untuk alasan ini, kita semua harus terus mendengarkan perkataan Yesus dan bekerja untuk menghilangkan setiap ketakutan dalam hidup saat kita mengundang Tuhan untuk menganugerahkan kepada kita karunia pengharapan yang berasal dari iman yang tak tergoyahkan dalam rencana-Nya bagi hidup kita.

Renungkan, hari ini, pergumulan apa pun yang Anda alami dengan keputusasaan, ketakutan, atau kecemasan dalam hidup. Sewaktu Anda melakukannya, ketahuilah bahwa segala sesuatu adalah mungkin ketika Anda berpaling kepada Allah dengan iman. Iman tidak serta merta menghilangkan kesulitan hidup; itu melakukan sesuatu yang lebih baik. Itu mengubah kesulitan sehingga Anda dapat menanggungnya dengan rahmat, sukacita, dan harapan supernatural. Ketika ini terjadi, segala sesuatu dalam hidup memiliki potensi untuk dipakai Tuhan demi kebaikan kita. Yang perlu kita lakukan adalah terus menerus menolak rasa takut dan “PERCAYA SAJA.”

Tuhanku yang pengasih, Engkau menghibur ayah yang berduka ini dan menanamkan dalam dirinya karunia iman dan harapan. Tolong sampaikan juga perintah kasih-Mu kepadaku, panggil aku untuk percaya kepada-Mu tidak peduli apa yang aku perjuangkan dalam hidup. Semoga aku selalu beriman kepada-Mu dan tidak pernah jatuh dalam keputusasaan atau ketakutan. Yesus, aku percaya pada-Mu.
Amin


Renungan Harian Katolik 30 Januari 2023

Renungan Harian Katolik 01 Februari 2023


DATA MONITORING COVID-19 UMAT PAROKI ST ANDREAS TIDAR, MALANG

Silahkan mengisi Form di link ini untuk mendata umat terpapar covid
https://forms.gle/A2ZcCBSzMR9bi7aE7