Fri. Dec 2nd, 2022

Renungan Katolik 25 Juni 2022
Peringatan Hati Maria yang Tak Bernoda

Lalu Ia pulang bersama-sama mereka ke Nazaret; dan Ia tetap hidup dalam asuhan mereka. Dan ibu-Nya menyimpan semua perkara itu di dalam hatinya.
Lukas 2:51

Hari ini kita menghormati Bunda yang Terberkati. Secara khusus, kita menghormati Hatinya yang Tak Bernoda sama seperti kita menghormati Hati Kudus Yesus kemarin.

Hati Bunda Terberkati kita adalah tanda cintanya yang sempurna bagi kita. “Tak Bernoda” karena tidak bernoda dan sempurna dalam kasih.

Saat merenungkan kesempurnaan cinta, kita juga mengakui bahwa cintanya adalah kesempurnaan cinta seorang ibu. Ini adalah cinta unik tingkat tertinggi. Cinta seorang ibu bukan hanya cinta kenalan atau persahabatan. Sebaliknya, cinta seorang ibu sedemikian rupa sehingga sepenuhnya diinvestasikan, dipelihara, dikorbankan, dan total. Ini adalah cinta Bunda kita yang terberkati untuk kita.

Hari ini adalah hari yang baik untuk merenungkan apakah kita telah mengizinkannya untuk mencintai kita dengan cinta keibuan yang sempurna. Sudahkah kita menguduskan diri untuknya, memilihnya sebagai ratu dan ibu kita?

Hati yang Tak Bernoda, dan karena itu, cinta Tak Bernoda dari Bunda kita yang Terberkati adalah hadiah mulia dari Tuhan. Dia adalah alat yang melaluinya Keselamatan Sendiri datang ke dunia kita. Oleh karena itu, dia juga merupakan instrumen berkelanjutan yang melaluinya semua rahmat yang diberikan oleh Kristus datang ke dunia. Dia adalah Mediatrix Kasih Karunia. Mengapa dia memiliki peran ini? Karena Allah telah mentakdirkannya demikian. Tuhan bisa menyelamatkan kita dengan cara apapun yang Dia pilih, tetapi kita harus dengan rendah hati dan jujur ​​mengakui bahwa cara yang Dia pilih untuk menyelamatkan kita adalah melalui perantaraan Bunda Maria.

Tuhan tidak berubah pikiran hari ini. Dia memilihnya sebagai alat keselamatan lebih dari 2.000 tahun yang lalu dan Dia terus memilihnya hari ini. Dia terus mencurahkan kasih karunia-Nya di dunia melalui Bunda Maria, dan Bunda Maria terus mendistribusikan cinta dan belas kasihan-Nya melalui Hatinya yang Tak Bernoda dan keibuannya.

Renungkan, hari ini, pada keindahan dan kesempurnaan cinta yang terpancar dari hidupnya untuk kita. Lari ke dia dan buat tindakan iman dalam perawatan keibuannya. Konsekrasikan diri kita untuknya dan biarkan dia menjadi alat yang Tuhan inginkan.

Salam Maria, penuh Rahmat, Tuhan sertamu. Terpujilah engkau di antara wanita dan terpujilah buah rahimmu, Yesus. Santa Maria, Bunda Allah, doakanlah kami yang berdosa ini.Sekarang dan pada saat kami mati. Amin.
Hati Maria yang Tak Bernoda, doakanlah kami. Yesus, aku percaya pada-Mu.
Amin


Renungan Harian Katolik 24 Juni 2022

Renungan Harian Katolik 26 Juni 2022 – HARI MINGGU BIASA XIII


DATA MONITORING COVID-19 UMAT PAROKI ST ANDREAS TIDAR, MALANG

Silahkan mengisi Form di link ini untuk mendata umat terpapar covid
https://forms.gle/A2ZcCBSzMR9bi7aE7