Renungan Harian Katolik 05 Mei 2022

Tidak ada seorangpun yang dapat datang kepada-Ku, jikalau ia tidak ditarik oleh Bapa yang mengutus Aku, dan ia akan Kubangkitkan pada akhir zaman.
Yohanes 6:44

Perikop Kitab Suci ini mengungkapkan kepada kita prinsip rohani yang luar biasa yang perlu kita pahami dan jalani jika kita ingin tumbuh dekat dengan Tuhan. Ini adalah prinsip ditarik kepada Yesus oleh Bapa.

Pertama-tama, penting untuk memahami bagian pertama dari apa yang Yesus katakan: “Tidak seorang pun dapat datang kepada-Ku kecuali…” Ini memberitahu kita bahwa datang kepada Yesus dalam iman, bertumbuh dalam iman itu, dan bertumbuh dalam kasih kita kepada Allah bukanlah sesuatu yang bisa kita lakukan sendiri. Menjadi beriman adalah tanggapan atas tindakan Tuhan dalam hidup kita.

Ini penting untuk dipahami jika kita ingin membangun hubungan yang otentik dengan Kristus karena ini mengungkapkan kepada kita fakta bahwa kita harus membiarkan Tuhan mengambil langkah pertama dalam hubungan itu. Ketika kita membiarkan Dia melakukan ini, itu adalah tanggung jawab kita untuk menanggapinya.

Tentu saja ini tidak berarti kita hanya duduk diam menunggu Tuhan menjangkau. Tuhan terus-menerus menjangkau, terus-menerus berbicara dan terus-menerus menarik kita kepada-Nya. Jadi, tanggung jawab pertama kita adalah mendengarkan ajakan-Nya yang lembut. Ini datang dalam bentuk bisikan kasih karunia yang lembut yang mengundang kita untuk berbalik lebih sepenuhnya kepada-Nya dan untuk berserah lebih penuh setiap hari.

Di dunia kita yang sibuk, sangat mudah untuk membiarkan diri kita terganggu oleh banyak suara yang bersaing. Sangat mudah untuk mendengar tarikan, dan bahkan dorongan dunia dan semua bujukannya. Dunia telah menjadi cukup baik dalam menembus rentang perhatian kita yang pendek dan menawarkan kepuasan cepat yang pada akhirnya membuat kita hampa.

Tetapi suara Tuhan dan undangan-Nya sangat berbeda. Mereka ditemukan dalam keheningan batin. Namun, kita tidak perlu berada di biara untuk mencapai keheningan batin ini. Sebaliknya, itu dicapai dengan periode doa yang setia setiap hari, dan kebiasaan yang terbentuk untuk berpaling kepada Tuhan dalam segala hal. Itu tercapai ketika kita menanggapi panggilan Tuhan, dan kemudian melakukannya lagi, dan lagi, dan seterusnya. Ini membangun kebiasaan untuk tertarik, mendengar, merespons, dan ditarik lebih dekat untuk merespons lagi.

Renungkan, hari ini, seberapa baik anda mendengarkan Tuhan. Cobalah untuk menemukan setidaknya beberapa menit (atau lebih) keheningan hari ini. Tutup matamu dan dengarkan. Dengarkan Tuhan berbicara kepada anda. Ketika Dia menarik anda, tanggapi Dia dengan banyak kemurahan hati. Ini adalah pilihan terbaik yang dapat anda buat setiap hari!

Tuhan penopang keheningan, tolong tarik aku, dekatkan aku dan bantu aku mengenali suara-Mu. Saat diriku mendengarMu memanggil, bantu aku untuk menanggapiMu dengan banyak kemurahan hati. Hidupku adalah milik-Mu, Tuhan yang terkasih. Bantu aku untuk semakin menginginkan-Mu. Yesus, aku percaya pada-Mu.
Amin


Renungan Harian Katolik 04 Mei 2022

Renungan Harian Katolik 06 Mei 2022


DATA MONITORING COVID-19 UMAT PAROKI ST ANDREAS TIDAR, MALANG

Silahkan mengisi Form di link ini untuk mendata umat terpapar covid
https://forms.gle/A2ZcCBSzMR9bi7aE7

Bagi umat yang kesulitan mengisi data, bisa meminta bantuan kepada Ketua Lingkungan masing-masing.

komsostidar