Wed. Jun 12th, 2024
renungan harian katolik

Renungan Harian Katolik, Kamis 27 Oktober 2022
Hari Kamis Minggu Biasa XXX

Pada waktu itu datanglah beberapa orang Farisi dan berkata kepada Yesus: “Pergilah, tinggalkanlah tempat ini, karena Herodes hendak membunuh Engkau.”
Jawab Yesus kepada mereka: “Pergilah dan katakanlah kepada si serigala itu: Aku mengusir setan dan menyembuhkan orang, pada hari ini dan besok, dan pada hari yang ketiga Aku akan selesai.
Lukas 13:31-32

Betapa menariknya percakapan ini antara Yesus dan beberapa orang Farisi. Sangat menarik untuk melihat baik tindakan orang Farisi maupun tindakan Yesus.

Dapat ditanyakan mengapa orang Farisi berbicara kepada Yesus dengan cara ini, memperingatkan Dia tentang maksud Herodes. Apakah mereka khawatir tentang Yesus dan, oleh karena itu, apakah mereka mencoba membantu-Nya? Mungkin tidak. Sebaliknya, kita tahu bahwa mayoritas orang Farisi cemburu dan iri kepada Yesus. Dalam kasus ini, tampaknya mereka memperingatkan Yesus tentang murka Herodes sebagai cara untuk mencoba mengintimidasi Dia untuk meninggalkan daerah mereka. Tentu saja, Yesus tidak terintimidasi.

Terkadang kita mengalami hal yang sama. Kadang-kadang kita mungkin memiliki seseorang yang datang dan memberi tahu kita beberapa gosip tentang kita dengan kedok mencoba membantu kita, padahal sebenarnya itu adalah cara halus untuk mengintimidasi kita agar kita dipenuhi dengan ketakutan atau kecemasan.

Kuncinya adalah bereaksi hanya seperti yang Yesus lakukan ketika dihadapkan dengan kebodohan dan kedengkian. Yesus tidak menyerah pada intimidasi. Dia sama sekali tidak peduli dengan kedengkian Herodes. Sebaliknya, Dia menjawab dengan cara yang memberi tahu orang-orang Farisi, dalam arti tertentu, “Jangan buang waktumu mencoba memenuhi Aku dengan ketakutan atau kecemasan. Aku melakukan pekerjaan BapaKu dan hanya itu yang harus Aku perhatikan.”

Apa yang mengganggu kita dalam hidup? Apa yang membuat kita terintimidasi? Apakah kita membiarkan pendapat, kebencian, atau gosip orang lain membuat kita kecewa? Satu-satunya hal yang harus kita perhatikan adalah melakukan kehendak Bapa di Surga. Ketika kita yakin melakukan kehendak-Nya, kita juga akan memiliki kebijaksanaan dan keberanian yang kita butuhkan untuk menegur semua tipu daya dan intimidasi konyol dalam hidup kita.

Renungkan, hari ini, atas komitmen kita sendiri terhadap kehendak Bapa. Apakah kita memenuhi kehendak-Nya? Jika demikian, apakah kita menemukan bahwa beberapa orang datang dan mencoba menghalangi kita? Berusahalah untuk memiliki keyakinan yang sama seperti Yesus dan tetap fokus pada misi yang diberikan Tuhan kepada kita.

Tuhan, aku percaya pada kehendak Ilahi-Mu. Aku percaya pada rencana yang telah Kau buat untukku dan menolak untuk dipengaruhi atau diintimidasi oleh kebodohan dan kedengkian orang lain. Beri aku keberanian dan hikmat untuk tetap memperhatikan-Mu dalam segala hal. Yesus, aku percaya pada-Mu.
Amin


Renungan Harian katolik 26 Oktober 2022

Renungan Harian Katolik 28 Oktober 2022


DATA MONITORING COVID-19 UMAT PAROKI ST ANDREAS TIDAR, MALANG

Silahkan mengisi Form di link ini untuk mendata umat terpapar covid
https://forms.gle/A2ZcCBSzMR9bi7aE7