Wed. Nov 30th, 2022

Dan Raja itu akan menjawab mereka: Aku berkata kepadamu, sesungguhnya segala sesuatu yang kamu lakukan untuk salah seorang dari saudara-Ku yang paling hina ini, kamu telah melakukannya untuk Aku.
Matius 25:40

Siapa “saudara paling hina” itu? Sangat menarik bahwa Yesus secara khusus menunjuk pada orang yang dianggap paling rendah, sebagai lawan dari pernyataan yang lebih umum yang mencakup semua orang. Mengapa tidak mengatakan, “Apa pun yang kamu lakukan pada orang lain…?” Inilah pelayanan kita. Tetapi sebaliknya Yesus menunjuk kepada saudara yang paling hina. Mungkin ini harus dilihat, terutama, sebagai orang yang paling berdosa, yang paling lemah, yang paling sakit parah, yang tidak berdaya, yang lapar dan yang tidak memiliki rumah, dan semua orang yang telah menyatakan kebutuhannya dalam hidup ini.

Bagian yang paling indah dan menyentuh dari pernyataan ini adalah bahwa Yesus mengidentifikasikan diri-Nya dengan orang yang membutuhkan, “yang paling hina” dari semuanya. Dengan melayani mereka yang membutuhkan, kita sedang melayani Yesus. Tetapi agar Dia dapat mengatakan itu, Dia harus bersatu secara intim dengan orang-orang ini. Dan dengan menunjukkan hubungan yang begitu intim dengan mereka, Yesus mengungkapkan martabat mereka yang tak terbatas sebagai pribadi.

Ini adalah poin yang sangat penting untuk dipahami! Sebenarnya, ini telah menjadi tema sentral dalam ajaran konstan St. Yohanes Paulus II, Paus Benediktus XVI, dan Paus Fransiskus. Undangan untuk terus-menerus fokus pada martabat dan nilai seseorang harus menjadi pesan utama yang kita ambil dari perikop ini.

Renungkan, hari ini, pada martabat setiap orang. Cobalah untuk mengingat siapa pun yang mungkin gagal anda pandang dengan rasa hormat yang sempurna. Siapa yang anda pandang rendah dan hina di mata anda? Di dalam orang ini, lebih dari siapa pun, Yesus menunggu anda. Dia menunggu untuk bertemu dengan anda dan agar anda mencintai-Nya dalam keadaan lemah dan berdosa. Renungkan martabat mereka. Identifikasi orang yang paling sesuai dengan deskripsi ini dalam hidup anda dan berkomitmen untuk mencintai dan melayani mereka. Karena di dalamnya kamu akan mengasihi dan melayani Tuhan kita.

Tuhan yang terkasih, aku mengerti dan percaya bahwa Engkau hadir, dalam wujud tersembunyi, dalam yang terlemah dari yang lemah, yang termiskin dari yang miskin dan di tengah-tengah kami yang berdosa. Bantu aku untuk rajin mencari-Mu dalam setiap orang yang kutemui, terutama mereka yang paling membutuhkan. Saat aku menemukan-Mu, semoga aku mencintai-Mu dan melayani-Mu dengan sepenuh hatiku. Yesus, aku percaya pada-Mu.
Amin


Renungan 06 Maret 2022 – HARI MINGGU PRAPASKAH I

Renungan 08 Maret 2022


DATA MONITORING COVID-19 UMAT PAROKI ST ANDREAS TIDAR, MALANG

Silahkan mengisi Form di link ini untuk mendata umat terpapar covid
https://forms.gle/A2ZcCBSzMR9bi7aE7

Bagi umat yang kesulitan mengisi data, bisa meminta bantuan kepada Ketua Lingkungan masing-masing.