Thu. May 19th, 2022

Tanda-tanda ini akan menyertai orang-orang yang percaya: mereka akan mengusir setan-setan demi nama-Ku, mereka akan berbicara dalam bahasa-bahasa yang baru bagi mereka, mereka akan memegang ular, dan sekalipun mereka minum racun maut, mereka tidak akan mendapat celaka; mereka akan meletakkan tangannya atas orang sakit, dan orang itu akan sembuh.”
Markus 16:17-18

Apakah Yesus mengartikan ini secara harfiah? Ya. Dia pasti melakukannya. Dan sepanjang sejarah Gereja kita telah melihat mujizat-mujizat besar dan perbuatan-perbuatan besar yang dilakukan oleh para pengikut-Nya dalam nama-Nya seperti yang dikehendaki Allah di berbagai waktu dan tempat. Jadi, ya, Dia bersungguh-sungguh dengan apa yang Dia katakan.

Tetapi ada juga tingkat makna lain yang tidak boleh kita lewatkan. Meskipun ini tidak secara harfiah akan dihayati oleh semua orang yang percaya, itu akan dihayati sesuai dengan makna yang lebih dalam dan spiritual.

Ada empat hal dasar yang dijanjikan Yesus akan terjadi di sini. Dia berjanji bahwa mereka yang beriman akan:
1) menang atas si jahat
2) berkomunikasi dengan cara baru
3) menghadapi bahaya duniawi dan dilindungi
4) menjadi sumber penyembuhan bagi orang lain.

Pertama, si jahat itu nyata dan terus-menerus berusaha menakut-nakuti kita dan menguasai kita. Tetapi, dengan analogi, si jahat seperti anjing seberat 3 pon yang memiliki kulit ganas dan menjengkelkan, dan gigitan kecil. “Menggonggong” terkadang menakutkan, tetapi kuasa Kristus seperti sepatu berujung baja yang dapat dengan mudah menangani ancaman ini.

Kedua, kita dipanggil untuk “berbicara dalam bahasa baru” di mana kita dipanggil untuk mengkomunikasikan firman dan kebenaran Allah dengan cara yang melampaui kemampuan alami kita. Kita dipanggil untuk berbicara dan berkomunikasi dalam bahasa Allah dan menjadi mulut-Nya bagi dunia yang membutuhkan.

Ketiga, akan banyak pergumulan yang kita hadapi dalam hidup ini. Tidak hanya dari si jahat, tetapi juga dari dunia dan dari perjuangan kita sendiri yang menyimpang. Sekali lagi, Yesus menjanjikan kasih karunia untuk mengatasi banyak bahaya dan pergumulan yang akan kita hadapi dalam hidup, jika kita tidak mengabaikan Dia.

Terakhir, Yesus datang untuk menyembuhkan, terutama jiwa kita, dan Dia ingin kita menjadi alat penyembuhan bagi mereka yang kita jumpai setiap hari.

Pemulis Injil Markus, yang kita hormati hari ini, adalah seorang penginjil besar bagi Kristus. Renungkan, hari ini, pada kenyataan bahwa kita semua dipanggil untuk ambil bagian dalam misi evangelisasi. Renungkan panggilan-panggilan ini dalam kehidupan sebagaimana diuraikan di atas dan jika seseorang menonjol dan berbicara kepada anda dengan cara yang unik, dengarkanlah dengan cermat. Mungkin Tuhan memanggil anda untuk berbagi lebih penuh dalam misi Ilahi-Nya.

Tuhan, aku percaya dan aku memilih untuk membiarkanMu menggunakan diriku sebagai alat anugerah-Mu. Semoga iman yang telah Engkau berikan kepadaku juga menjadi sumber rahmat bagi dunia yang membutuhkan. Yesus, aku percaya pada-Mu.
Amin


Renungan 24 April 2022 – HARI MINGGU PASKAH II (Hari Minggu Kerahiman Ilahi)

Renungan Harian Katolik 26 April 2022


DATA MONITORING COVID-19 UMAT PAROKI ST ANDREAS TIDAR, MALANG

Silahkan mengisi Form di link ini untuk mendata umat terpapar covid
https://forms.gle/A2ZcCBSzMR9bi7aE7

Bagi umat yang kesulitan mengisi data, bisa meminta bantuan kepada Ketua Lingkungan masing-masing.