Renungan 03 Maret 2022

Apa gunanya seorang memperoleh seluruh dunia, tetapi ia membinasakan atau merugikan dirinya sendiri?
Lukas 9:25

Banyak orang bermimpi memenangkan lotere. Dan seringkali, mimpi itu bernilai jutaan dolar. Bayangkan apa yang akan anda lakukan jika anda menjadi jutawan instan atau miliarder instan. Apakah anda menemukan diri anda melamun tentang hal ini?

Jika demikian, mungkin pertanyaan di atas adalah pertanyaan yang baik untuk direnungkan. Apa gunanya jika anda memenangkan lotre terbesar dalam sejarah, menjadi orang terkaya di muka bumi, tetapi tidak memiliki kasih karunia Tuhan dalam hidup anda dan tidak memiliki iman? Apakah anda akan menukar iman anda dengan menjadi sangat kaya dan mendapatkan seluruh dunia?

Sangat sering dalam hidup kita memiliki prioritas yang salah. Kita mencari kepuasan dan kepuasan instan atas pemenuhan abadi. Sulit bagi banyak orang untuk hidup dengan perspektif yang kekal.

Beberapa orang mungkin berkata, “Yah, saya memilih keduanya! Saya ingin seluruh dunia dan keselamatan jiwa saya!” Tetapi pertanyaan Yesus mengandaikan bahwa kita tidak dapat memiliki keduanya. Kita harus memilih mana yang kita pilih untuk dikejar. Memilih kehidupan iman dan keselamatan jiwa kita mengharuskan kita melepaskan banyak hal di dunia ini. Bahkan jika Tuhan ingin memberkati kita dengan banyak hal di dunia ini, kita harus berusaha untuk hidup sedemikian rupa sehingga kita siap dan bersedia untuk “menyerahkannya” jika itu bermanfaat bagi keselamatan kekal kita, atau keselamatan orang lain. Ini sulit dilakukan dan membutuhkan kasih Tuhan yang sangat dalam. Itu menuntut kita untuk yakin, pada tingkat yang paling dalam, bahwa mengejar kekudusan lebih penting daripada apa pun.

Renungkan, hari ini, atas pertanyaan mendalam dari Yesus ini. Ketahuilah bahwa Dia mengajukannya kepada anda. Bagaimana anda merespons? Jangan ragu untuk menjadikan Tuhan dan rahmat-Nya yang berlimpah sebagai fokus utama dalam hidup anda. Prapaskah adalah salah satu waktu terbaik dalam setahun untuk secara serius melihat keinginan dan tujuan paling mendasar dari hati anda. Pilih Dia di atas segalanya dan anda akan selamanya bersyukur telah melakukannya.

Tuhanku yang kekal, saat kita memasuki masa Prapaskah ini, beri aku rahmat yang aku butuhkan untuk melihat prioritasku. Bantu diriku untuk secara jujur ​​membedakan apa yang merupakan motivasi pendorong paling mendasar dan utama dalam hidupku. Bantulah aku untuk memilih-Mu di atas segalanya sehingga Engkau akan membantu segala sesuatu dalam hidupku menjadi teratur sesuai dengan kehendak-Mu yang kudus. Yesus, aku percaya pada-Mu.
Amin


Renungan 02 Maret 2022 – HARI RABU ABU

Renungan 04 Maret 2022


DATA MONITORING COVID-19 UMAT PAROKI ST ANDREAS TIDAR, MALANG

Silahkan mengisi Form di link ini untuk mendata umat terpapar covid
https://forms.gle/A2ZcCBSzMR9bi7aE7

Bagi umat yang kesulitan mengisi data, bisa meminta bantuan kepada Ketua Lingkungan masing-masing.

komsostidar