Tue. Nov 29th, 2022

Kata Maria: “Sesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan; jadilah padaku menurut perkataanmu itu.”
Lukas 1:38a

Hari ini, kita menghormati Bunda Maria yang Dikandung Tanpa Noda yang mulia dan ajaib, tindakan belas kasih Tuhan yang paling mendalam.

Sudah sepatutnya kita melihat Yang Dikandung Tanpa Noda sebagai tindakan belas kasih yang mendalam. Mengapa begitu? Ada apa dengan hari raya ini yang begitu erat kaitannya dengan belas kasihan?

Belas kasihan adalah pemberian Tuhan yang tidak bersyarat.Tapi sesungguhnya kita tidak punya hak untuk belas kasihan. Itu diberikan secara cuma-cuma oleh Tuhan dan diberikan dalam kelimpahan.

Mengenai Hari Raya Santa Perawan Maria Dikandung Tanpa Noda, penting untuk melihatnya sebagai hadiah cuma-cuma dari Tuhan. Pertama, “Dikandung Tanpa Noda” berarti bahwa ketika Tuhan menciptakan Perawan Maria yang Terberkati, Dia menciptakannya tanpa dosa. Ini dilakukan melalui apa yang kita sebut anugerah prevenient. Anugerah yang diberikan kepadanya ini adalah tindakan belas kasih Tuhan yang sempurna dan tanpa pamrih. Dia tidak mendapatkannya atau pantas mendapatkannya; sebaliknya, Allah dalam kebaikan-Nya memilih untuk menciptakannya tanpa dosa asal sehingga memiliki alat yang cocok yang dengannya Sang Putera dapat datang ke dunia. Maria, pada bagiannya, menerima karunia ini dan memilih untuk tetap tidak berdosa sepanjang hidupnya dengan tindakan kehendak bebasnya yang terus-menerus.

Kedua, dalam menciptakan Bunda Maria kita dengan sempurna, Tuhan tidak menyimpannya untuk diri-Nya sendiri. Dia tidak egois dengannya. Sebaliknya, Dia memilih untuk menjadikan kesempurnaan ciptaan-Nya ini sebagai ibu kita sendiri. Bunda Maria yang Tak Bernoda sekarang menjadi ibu rohani kita dalam tatanan rahmat dan belas kasihan Allah. Ini, juga, merupakan tindakan belas kasihan yang sempurna dari Allah kita yang pengasih. Kita tidak pantas mendapatkan ibu spiritual dan pelindung seperti itu, tetapi kita memilikinya dan dia selalu ada di Surga untuk menjadi perantara bagi kita dan melimpahkan banyak rahmat dari Tuhan kepada kami sebagai ibu yang sempurna.

Renungkan, hari ini, atas karunia belas kasih Allah yang berlipat ganda ini: 1) Dia menciptakan Maria Tak Bernoda karena belas kasihan, dan 2) Dia memberikannya kepada kita sebagai ibu dan ratu kita sendiri. Carilah perawatan keibuannya hari ini dan sepanjang tahun!

Bunda dan Ratuku tersayang, aku menatap keindahan dan kesucianmu yang meski hanya manusia biasa, engkau sempurna dalam segala hal. Engkau telah diberikan anugerah tunggal dan cuma-cuma ini dari Tuhan yang dengannya engkau bekerja sama dengan sempurna. Semoga aku selalu mengandalkan cinta dan perhatian keibuanmu dan semoga aku selalu mengizinkanmu untuk melimpahkan kasih karunia Tuhan kepadaku sesuai dengan rencana Bapa.Ibu tersayang, engkau adalah hadiah belas kasihan yang cuma-cuma bagi kita semua! Bunda Maria, aku mencintaimu. Doakan aku. Yesus, aku percaya pada-Mu.
Amin


Renungan 07 Desember 2021 Renungan 09 Desember 2021


DATA MONITORING COVID-19 UMAT PAROKI ST ANDREAS TIDAR, MALANG

Silahkan mengisi Form di link ini untuk mendata umat terpapar covid
https://forms.gle/A2ZcCBSzMR9bi7aE7

Bagi umat yang kesulitan mengisi data, bisa meminta bantuan kepada Ketua Lingkungan masing-masing.