Thu. May 19th, 2022

Berbahagialah kamu, jika karena Anak Manusia orang membenci kamu, dan jika mereka mengucilkan kamu, dan mencela kamu serta menolak namamu sebagai sesuatu yang jahat.
Bersukacitalah pada waktu itu dan bergembiralah, sebab sesungguhnya, upahmu besar di sorga; karena secara demikian juga nenek moyang mereka telah memperlakukan para nabi.
Lukas 6:22-23

Dibutuhkan banyak iman untuk “bersukacita dan melompat kegirangan” setelah mengalami kebencian dan penganiayaan dari orang lain. Bahkan ketika seseorang dianiaya karena imannya kepada Kristus, dibutuhkan banyak iman dan banyak cinta untuk bersukacita dengan tulus.

Tetapi dengan itu, tingkat iman dan cinta ini mungkin terjadi! Jika tidak, Tuhan kita tidak akan memberikan ajaran ini. Ini adalah ajaran untuk menghayati cita-cita tertinggi. Ini adalah panggilan untuk hidup dalam Kebahagiaan.

Meskipun akan bermanfaat untuk menghabiskan waktu pada setiap Sabda Bahagia dan mencoba menerapkannya dalam kehidupan kita, akan sangat membantu untuk melihat fakta yang lebih umum bahwa Yesus tidak memanggil kita untuk biasa-biasa saja; sebaliknya, Dia memanggil kita ke puncak kesempurnaan. Dalam ketinggian itulah jiwa kita menemukan hadiah terbesar.

Renungkan, hari ini, atas Sabda Bahagia. Mungkin anda tidak pernah mengalami penganiayaan dan kebencian akibat mengikuti Yesus. Tetapi bahkan jika anda belum melakukannya, cobalah untuk menempatkan diri anda dalam situasi ini dan cobalah untuk jujur ​​menemukan bagaimana anda akan bereaksi. Bisakah anda menerima ketidakadilan dalam hidup anda tanpa membiarkannya mengganggu kedamaian batin anda? Atau apakah anda akan menjadi pahit dan marah sebagai akibat dari rasa sakit yang anda rasakan?

Cobalah untuk mengarahkan pandangan anda pada cita-cita kehidupan Kristen. Arahkan pandangan pada panggilan Sabda Bahagia, maka anda akan menemukan bahwa Tuhan kita akan terus-menerus menarik anda lebih dekat ke hati-Nya, membersihkan anda, menguatkan anda, memenuhi anda dengan lebih banyak iman, harapan dan cinta, dan membawa anda ke tingkat kekudusan yang semakin diberkati.

Tuhanku Sumber Kebahagiaan, tolong jadikan aku kudus. Bantulah aku untuk tetap memperhatikan-Mu dan pada kebajikan dan Sabda Bahagia yang Engkau perintahkan untuk aku jalani. Semoga aku tidak pernah puas dengan kehidupan yang biasa-biasa saja. Sebaliknya, semoga diriku hanya berjuang untuk kehidupan kesempurnaan dan kekudusan yang menjadikan Engkau sebagai pusat dari semua yang kudambakan. Yesus, aku percaya pada-Mu.
Amin


Renungan 12 Februari 2022 Renungan 14 Februari 2022


DATA MONITORING COVID-19 UMAT PAROKI ST ANDREAS TIDAR, MALANG

Silahkan mengisi Form di link ini untuk mendata umat terpapar covid
https://forms.gle/A2ZcCBSzMR9bi7aE7

Bagi umat yang kesulitan mengisi data, bisa meminta bantuan kepada Ketua Lingkungan masing-masing.