Renungan 12 Februari 2022

“Hati-Ku tergerak oleh belas kasihan kepada orang banyak ini. Sudah tiga hari mereka mengikuti Aku dan mereka tidak mempunyai makanan. Dan jika mereka Kusuruh pulang ke rumahnya dengan lapar, mereka akan rebah di jalan, sebab ada yang datang dari jauh.”
Markus 8:2-3

Bagian ini mengungkapkan tiga poin menarik untuk direnungkan. Mari kita lihat secara singkat ketiganya.

Pertama, penting untuk dicatat bahwa orang banyak begitu tertarik kepada Yesus sehingga mereka rela menghabiskan tiga hari bersama-Nya, mendengarkan Dia di tempat yang sepi meskipun faktanya mereka tidak memiliki makanan. Mereka memilih Yesus dan ajaran-Nya daripada makanan dan kenyamanan rumah mereka sendiri. Ini mengungkapkan minat yang tak tergoyahkan yang dimiliki orang-orang di dalam Yesus dan dalam pengajaran-Nya. Ini mengungkapkan betapa tertariknya mereka kepada-Nya. Seolah-olah tidak ada hal lain yang penting. Mereka hanya ingin bersama Yesus.

Kedua, perikop ini mengungkapkan kepedulian Yesus yang mendalam terhadap orang-orang. Hatinya tergerak oleh rasa kasihan pada mereka. Dia bersyukur atas kehadiran mereka tetapi Dia lebih memperhatikan kesejahteraan fisik mereka.

Ketiga, itu juga mengungkapkan sesuatu yang sangat halus tetapi mendalam. Yesus, dalam mengidentifikasi masalah orang-orang yang begitu lama tidak makan, mengundang para Rasul untuk melihat masalahnya. Perhatikan bahwa Dia tidak segera menyelesaikan masalah. Dia tidak segera memberi tahu mereka apa yang harus dilakukan. Sebaliknya, Dia hanya menjelaskan masalahnya. Mengapa demikian?

Mungkin salah satu alasannya adalah karena Yesus berusaha menumbuhkan cinta dan kepedulian terhadap orang-orang di hati para Rasul. Mungkin itu adalah saat di mana Dia menguji mereka dan melatih mereka untuk memikirkan kebutuhan orang-orang. Dengan hanya mengajukan pertanyaan pada awalnya, orang-orang dihadapkan pada para Rasul sehingga mereka juga dapat tumbuh dalam belas kasih yang tulus bagi mereka. Yesus mungkin ingin hati mereka “tergerak oleh belas kasihan kepada orang banyak” sama seperti hati-Nya.

Renungkan, hari ini, atas tiga hal. Pertama, apakah anda tertarik kepada Yesus dengan intensitas sedemikian rupa sehingga Dia menjadi fokus utama dalam hidup anda? Apakah kerinduan akan Dia membanjiri hatimu dan mempengaruhi jiwamu? Kedua, apakah anda menyadari keprihatinan mendalam yang Yesus miliki bagi anda? Sadarkah anda bahwa hati-Nya “tergerak oleh belas kasihan” untuk anda setiap hari? Ketiga, apakah anda dapat mengizinkan cinta dan belas kasihan yang Yesus tawarkan kepada anda, pada gilirannya ditawarkan kepada orang lain? Dapatkah anda melihat “dilema” kebutuhan orang lain? Dan ketika anda melihat kebutuhan ini, apakah anda berusaha untuk berada di sana untuk mereka dalam kebutuhan mereka? Berkomitmenlah pada tiga ajaran ini. Jika anda melakukannya, anda juga akan layak disebut sebagai salah satu murid-Nya.

Tuhan yang mahakuasa, bantu aku untuk tertarik kepada-Mu dengan intensitas dan kerinduan. Bantu diriku untuk melihat Engkau sebagai sumber dari semua yang kurindukan dan butuhkan dalam hidup. Semoga aku memilihMu di atas segalanya, percaya dan mengetahui bahwa Engkau akan memuaskan setiap keinginanku. Saat aku berbalik secara intens kepada-Mu, isi hatiku dengan banyak belas kasihan untuk semua orang. Yesus, aku percaya pada-Mu.
Amin


Renungan 11 Februari 2022

Renungan 13 Februari 2022 – HARI MINGGU BIASA VI


DATA MONITORING COVID-19 UMAT PAROKI ST ANDREAS TIDAR, MALANG

Silahkan mengisi Form di link ini untuk mendata umat terpapar covid
https://forms.gle/A2ZcCBSzMR9bi7aE7

Bagi umat yang kesulitan mengisi data, bisa meminta bantuan kepada Ketua Lingkungan masing-masing.

komsostidar