Wed. Nov 30th, 2022

“Karena tidak ada pohon yang baik yang menghasilkan buah yang tidak baik, dan juga tidak ada pohon yang tidak baik yang menghasilkan buah yang baik.
Lukas 6:43

Sebaliknya, harus dikatakan bahwa pohon yang baik memang menghasilkan buah yang baik. Ini harus menjadi tujuan kita. Dengan mengatakan bahwa “Pohon yang baik tidak menghasilkan buah yang tidak baik,” Yesus sedang mengajari kita efek supernatural dari menjalani kehidupan yang kudus. Ketika kita menjalani kehidupan yang didasarkan pada Kristus, efeknya adalah buah yang baik lahir dari kehidupan kita. Ini adalah prinsip spiritual yang penting untuk dipahami.

Mudah-mudahan, kita semua ingin menjalani kehidupan yang baik. Kita semua ingin membuat perbedaan di dunia kita dan kehidupan orang lain demi kebaikan. Tetapi pertanyaan mendasar untuk ditanyakan adalah bagaimana kita melakukan ini? Jawabannya adalah bahwa ini bukan masalah memilih tindakan baik yang kita lakukan; sebaliknya, pada tingkat yang lebih mendasar dan mendalam, kita harus memilih untuk menjalani kehidupan yang didasarkan pada Kristus, sehingga menjadi “pohon yang baik”.

Jika anda ingin menghasilkan buah yang baik dan membuat perbedaan yang suci dan positif di dunia, maka anda perlu melakukan satu hal utama. Bekerja untuk menjadi kudus. Untuk menggunakan gambaran yang diberikan Yesus, lihatlah diri anda sebagai pohon yang ditanam di tanah. Lihat akar anda membentang jauh dan luas. Lihat diri anda dirawat dan berjemur di bawah sinar matahari. Dan lihat diri anda tumbuh dan berkembang.

Inilah kehidupan kasih karunia dan efeknya adalah buah yang baik secara otomatis muncul. Kehidupan kasih karunia dicapai dengan berfokus pada kesehatan dan kesejahteraan rohani anda sendiri. Anda menjadi “pohon yang baik” ini dengan melakukan dasar-dasarnya dengan baik. Pertama, berdoa.Berdoa dengan baik dan berdoa dengan sungguh-sungguh. Biarlah hidupmu terpusat pada doa. Kedua, pelajari iman anda. Dengarkan Injil, pelajari semua yang telah Tuhan ungkapkan melalui Gereja, baca ajaran orang-orang kudus, dan pelajari dari orang-orang suci lainnya. Ketiga, menjalani kehidupan sakramental yang baik. Pergi ke Misa, rayakan Sakramen Rekonsiliasi, pahami rahmat Pembaptisan, Penguatan, Pernikahan, Penahbisan anda, dll. Ketahuilah bahwa Sakramen-sakramen memelihara anda dengan cara yang kuat dan rangkullah makanan itu dengan segenap hati anda.

Renungkan, hari ini, tentang misi penting yang telah diberikan kepada anda untuk pergi dan menghasilkan buah yang baik yang berlimpah di dunia kita. Misi ini dapat dicapai hanya sebagai hasil dari kehidupan kekudusan. Kekudusan ini hanya dicapai ketika akar anda berakar kuat dalam kehidupan kasih karunia. Rangkullah kehidupan kasih karunia ini melalui banyak cara yang telah Allah tetapkan di hadapan anda, dan ketahuilah bahwa komitmen yang anda buat untuk kekudusan akan membawa kesehatan tidak hanya bagi jiwa anda sendiri, tetapi juga bagi jiwa-jiwa mereka yang akan disentuh Allah melalui anda.

Tuhan, aku mencintai-Mu dan aku menyerahkan hidupku kepada-Mu. Aku berdoa agar diriku dapat ditanam di tanah subur cinta dan belas kasihan-Mu yang berlimpah. Bantu aku untuk dipelihara oleh kehidupan kasih karunia yang telah Engkau curahkan kepadaku dan, saat aku tumbuh dalam kekudusan, menghasilkan banyak buah yang baik dalam hidupku. Yesus, aku percaya pada-Mu.
Amin


Renungan 26 Februari 2022 Renungan 28 Februari 2022


DATA MONITORING COVID-19 UMAT PAROKI ST ANDREAS TIDAR, MALANG

Silahkan mengisi Form di link ini untuk mendata umat terpapar covid
https://forms.gle/A2ZcCBSzMR9bi7aE7

Bagi umat yang kesulitan mengisi data, bisa meminta bantuan kepada Ketua Lingkungan masing-masing.