Fri. Apr 12th, 2024
renungan harian katolik

Renungan Harian Katolik, Selasa 04 Oktober 2022
Hari Selasa Minggu Biasa XXVII

sedang Marta sibuk sekali melayani. Ia mendekati Yesus dan berkata: “Tuhan, tidakkah Engkau peduli, bahwa saudaraku membiarkan aku melayani seorang diri? Suruhlah dia membantu aku.”
Tetapi Tuhan menjawabnya: “Marta, Marta, engkau kuatir dan menyusahkan diri dengan banyak perkara, tetapi hanya satu saja yang perlu: Maria telah memilih bagian yang terbaik, yang tidak akan diambil dari padanya.”
Lukas 10:40-42

Pada awalnya ini tampak tidak adil. Martha bekerja keras menyiapkan makanan, sementara Maria hanya duduk di sana di kaki Yesus. Jadi, Marta mengadu kepada Yesus. Namun yang menarik, Yesus agak merendahkan Marta ketimbang Maria. Tentu saja, Dia melakukannya dengan cara yang baik dan lembut.

Yang benar adalah bahwa baik Martha dan Maria memenuhi peran unik mereka pada saat itu. Marta melakukan pelayanan yang besar kepada Yesus dengan melayani Dia melalui persiapan makanan mereka. Inilah yang dia dipanggil untuk lakukan dan kebaktian itu akan menjadi tindakan kasih. Maria, di sisi lain, memenuhi perannya. Dia dipanggil, pada saat itu, untuk sekadar duduk di kaki Yesus dan hadir di hadapan-Nya.

Kedua wanita ini secara tradisional mewakili dua panggilan di Gereja, serta dua panggilan yang kita semua juga dipanggil. Martha mewakili kehidupan aktif dan Maria mewakili kehidupan kontemplatif. Kehidupan aktif adalah kehidupan yang paling banyak dijalani setiap hari, baik itu melalui pelayanan keluarga atau orang lain di dunia. Kehidupan kontemplatif adalah panggilan yang beberapa orang dipanggil melalui kehidupan tertutup, di mana mereka meninggalkan dunia yang sibuk dan mendedikasikan sebagian besar hari mereka untuk berdoa dan menyendiri.

Sejujurnya, kita dipanggil untuk kedua panggilan ini. Sekalipun hidup kita dipenuhi dengan pekerjaan, kita tetap dipanggil secara teratur untuk memilih “bagian yang lebih baik”. Kadang-kadang, Yesus memanggil kita untuk meniru Maria karena Dia ingin kita setiap hari menghentikan pekerjaan dan mendedikasikan waktu untuk Dia dan Dia saja. Tidak semua orang dapat meluangkan waktu di hadapan Sakramen Mahakudus setiap hari dalam doa hening, tetapi ada juga yang melakukannya. Namun, kita harus mencari setidaknya beberapa waktu hening dan kesendirian setiap hari untuk duduk di kaki Yesus dalam doa.

Renungkan, hari ini, pada panggilan kita sendiri untuk berdoa. Apakah kita berdoa setiap hari? Jika ini kurang, maka renungkan gambaran Maria yang ada di kaki Yesus dan ketahuilah bahwa Yesus menginginkan hal yang sama dari kita.

Tuhanku, tolong aku untuk mendengar Engkau memanggilku untuk menghentikan apa yang sedang aku lakukan dan untuk sekadar beristirahat di hadirat ilahi-Mu. Semoga diriku menemukan saat-saat setiap hari di mana aku dapat disegarkan di hadirat-Mu. Yesus, aku percaya pada-Mu.
Amin


Renungan Harian Katolik 03 Oktober 2022

Renungan Harian Katolik 05 Oktober 2022


DATA MONITORING COVID-19 UMAT PAROKI ST ANDREAS TIDAR, MALANG

Silahkan mengisi Form di link ini untuk mendata umat terpapar covid
https://forms.gle/A2ZcCBSzMR9bi7aE7