Renungan Harian Katolik 09 Mei 2022

Untuk dia penjaga membuka pintu dan domba-domba mendengarkan suaranya dan ia memanggil domba-dombanya masing-masing menurut namanya dan menuntunnya ke luar.
Jika semua dombanya telah dibawanya ke luar, ia berjalan di depan mereka dan domba-domba itu mengikuti dia, karena mereka mengenal suaranya.Tetapi seorang asing pasti tidak mereka ikuti, malah mereka lari dari padanya, karena suara orang-orang asing tidak mereka kenal.”
Yohanes 10:3-5

Apa yang paling anda kenal dalam hidup? Suara atau suara apa yang paling sering bergema di benak anda? Ada banyak pengaruh yang kita terima secara teratur. Beberapa baik dan beberapa tidak begitu baik. Seringkali kita dapat membujuk diri kita sendiri untuk percaya bahwa banyak “suara” atau pengaruh yang kita temui setiap hari tidak mempengaruhi kita. Kita dipengaruhi oleh suara media, budaya pop, cinta uang, keinginan untuk pengakuan dan banyak lagi. Ini adalah pengaruh yang kuat dan, apakah kita mau percaya atau tidak, itu mempengaruhi kita.

Injil di atas memberi kita wawasan tentang pergumulan internal ini karena mengontraskan suara Gembala dengan suara orang asing. Domba mudah diajar dan dikondisikan. Mereka mempelajari suara gembala mereka karena sudah menjadi praktik umum bagi para gembala untuk berbicara secara teratur dengan domba-domba mereka. Begitu domba terbiasa dengan suara gembala, mereka akan berbalik dan mengikutinya ketika dia memanggil.

Begitu pula dengan kita. Kita akan mengikuti suara yang paling kita kenal. Apa pun yang kita tenggelamkan dalam diri kita setiap hari akan tumbuh dalam diri kita dan menarik kita, bahkan tanpa sadar, akan menarik kita lebih dalam untuk mengikutinya.

Ini menimbulkan pertanyaan, “Apa yang paling anda kenal?” Idealnya, kita menghabiskan waktu yang cukup dalam Firman Tuhan, mempelajari bahasa, nada, dan suara-Nya. Idealnya, kita mendedikasikan sebagian dari hari kita, setiap hari, untuk merenungkan Tuhan dalam diam. Saat kita melakukan ini, kita membangun kebiasaan mendengar Dia berbicara dan kita menjadi nyaman dan terhibur oleh suara-Nya.

Begitu kebiasaan ini tertanam dalam diri kita, akan jauh lebih mudah untuk menjalani hari-hari sibuk kita dengan mendengarkan Tuhan kapan pun Dia memilih untuk berbicara. Kita akan segera mengenalinya dan kita akan mengikutinya.

Renungkan, hari ini, suara siapa yang anda dengar paling keras. Jangan biarkan banyak suara lain di dunia kita menenggelamkan suara Tuhan. Sebaliknya, persiapkan diri anda untuk saat-saat Dia memilih untuk berbicara. Dan ketika Dia berbicara, biarkan suara itu menarik perhatian anda sehingga anda dapat mengikutiNya.

Tuhanku Gembalaku, bantu aku untuk mengenal dan mencintai suara lembut-Mu sepanjang hidupku sehari-hari. Semoga suara itu membanjiri semua orang lain yang bersaing untuk mendapatkan perhatianku. Aku memilihMu, Tuhan terkasih, sebagai satu-satunya Gembala dan pembimbingku. Yesus, aku percaya pada-Mu.
Amin


Renungan Harian Katolik 08 Mei 2022- Hari Minggu Paskah IV (Minggu Panggilan)

Renungan Harian Katolik 10 Mei 2022


DATA MONITORING COVID-19 UMAT PAROKI ST ANDREAS TIDAR, MALANG

Silahkan mengisi Form di link ini untuk mendata umat terpapar covid
https://forms.gle/A2ZcCBSzMR9bi7aE7

Bagi umat yang kesulitan mengisi data, bisa meminta bantuan kepada Ketua Lingkungan masing-masing.

komsostidar