Fri. May 17th, 2024
renungan harian katolik

Renungan Harian Katolik 11 Januari 2023
Hari Rabu Minggu Biasa I

Menjelang malam, sesudah matahari terbenam, dibawalah kepada Yesus semua orang yang menderita sakit dan yang kerasukan setan.Maka berkerumunlah seluruh penduduk kota itu di depan pintu.
Ia menyembuhkan banyak orang yang menderita bermacam-macam penyakit dan mengusir banyak setan; Ia tidak memperbolehkan setan-setan itu berbicara, sebab mereka mengenal Dia.
Markus 1:32-34

Hari ini kita membaca bahwa Yesus sekali lagi “mengusir banyak setan…” Perikop itu kemudian menambahkan, “… tidak membiarkan mereka berbicara karena mereka mengenalNya.”

Mengapa Yesus tidak mengijinkan setan-setan ini berbicara? Banyak bapa Gereja mula-mula menjelaskan bahwa meskipun setan-setan memiliki pemahaman bahwa Yesus adalah Mesias yang dijanjikan, mereka tidak sepenuhnya memahami apa artinya itu dan bagaimana Dia akan mencapai kemenangan akhir-Nya. Oleh karena itu, Yesus tidak ingin mereka berbicara hanya setengah kebenaran tentang Dia, seperti yang sering dilakukan si jahat, sehingga menyesatkan orang. Jadi Yesus selalu melarang setan-setan ini berbicara tentang Dia di depan umum.

Penting untuk dipahami bahwa semua roh jahat gagal memahami kebenaran sepenuhnya bahwa kematian Yesuslah yang pada akhirnya menghancurkan kematian itu sendiri dan membebaskan semua orang. Oleh karena itu, kita melihat bahwa kekuatan-kekuatan jahat ini terus bersekongkol melawan Yesus dan berusaha menyerang Dia sepanjang hidup-Nya. Mereka menghasut Herodes ketika Yesus masih bayi, yang memaksa-Nya ke pengasingan di Mesir. Setan sendiri mencobai Yesus sebelum awal pelayanan publik-Nya untuk mencoba menghalangi Yesus dari misi-Nya. Ada banyak kekuatan jahat yang terus-menerus menyerang Yesus sepanjang pelayanan publik-Nya, terutama melalui permusuhan yang terus berlangsung dari para pemimpin agama pada saat itu. Dan dapat diasumsikan bahwa setan-setan ini mungkin awalnya mengira mereka memenangkan pertempuran ketika mereka mencapai tujuan mereka untuk menyalibkan Yesus.

Kebenarannya, bagaimanapun, adalah bahwa hikmat Yesus terus mengacaukan setan-setan ini dan akhirnya mengubah tindakan jahat mereka yang menyalibkan Dia menjadi kemenangan akhir atas dosa dan kematian itu sendiri dengan bangkit dari kematian. Setan dan iblis nyata, tetapi dibandingkan dengan kebenaran dan hikmat Tuhan, kekuatan jahat ini mengungkapkan kebodohan dan kelemahan mereka sepenuhnya. Sama seperti Yesus, kita perlu menegur para penggoda ini dalam hidup kita dan memerintahkan mereka untuk diam. Terlalu sering kita membiarkan setengah kebenaran mereka menyesatkan dan membingungkan kita.

Renungkan, hari ini, tentang pentingnya dengan yakin menegur si jahat dan banyak kebohongan yang dia coba percayai. Tegur dia dengan kebenaran dan otoritas Kristus dan jangan perhatikan apa yang dia katakan.

Tuhanku yang berharga dan mahakuasa, aku berpaling kepada-Mu dan Engkau sendiri sebagai sumber dari semua Kebenaran dan kepenuhan Kebenaran. Bolehkah diriku mendengarkan suara-Mu sendiri dan menolak banyak tipu daya si jahat dan setan-setannya. Dalam nama-Mu yang berharga, Yesus, aku menegur setan dan semua roh jahat, kebohongan dan pencobaan mereka. Aku mengirimkan roh-roh ini ke kaki Salib-Mu, ya Tuhan, dan membuka pikiran dan hatiku hanya untuk-Mu. Yesus, aku percaya pada-Mu.
Amin


Renungan Harian Katolik 10 Januari 2023

Renungan Harian Katolik 12 Januari 2023


DATA MONITORING COVID-19 UMAT PAROKI ST ANDREAS TIDAR, MALANG

Silahkan mengisi Form di link ini untuk mendata umat terpapar covid
https://forms.gle/A2ZcCBSzMR9bi7aE7