Tue. Dec 6th, 2022

Bersama Bunda Maria menghayati Kasih Keluarga sebagai panggilan dan Jalan Kekudusan

Ini sekelumit cerita , ketika umat lingkungan di Paroki Santo Andreas, menyambut World Meeting Of Families X bersama Bunda Maria.

Mengapa harus bersama Bunda Maria ?

Mari coba kita tengok peristiwa dalam kitab suci . Ketika Yesus disalibkan , berkatalah Yesus kepada murid-Nya : “Inilah Ibumu” dan sejak saat itu murid itu menerima dia di dalam rumahnya. ( Yoh  19 : 27)

Murid Yesus tidak hanya orang-orang yang dulu menjadi pengikut Yesus. Kita semua yang sudah dibaptis menjadi murid Yesus Kristus . Kita yang mengaku murid Yesus , tentunya dengan penuh sukacita menyambut Bunda Maria untuk hadir di rumah kita seturut sabda Yesus . Kita semua mengundang Bunda Maria hadir di rumah kita untuk berkomunikasi dengan seluruh anggota keluarga kita dan mendengarkan kisahnya tentang Yesus. Dari Maria, keluarga kita belajar mengenal Yesus, mengenang Yesus dan pada akhirnya bersama Bunda Maria, menjadi serupa dengan Yesus.

Soal belajar mengenal Yesus , adakah guru yang lebih baik daripada Bunda Maria? Dari sudut pandang ilahi, Roh Kuduslah guru batin yang menuntun kita kepada kebenaran penuh tentang Kristus. Tetapi diantara semua mahluk, tidak seorang pun mengenal Kristus lebih baik daripada Maria, tak seorangpun dapat mengantar kita untuk sungguh- sungguh mengenal Kristus lebih baik daripada Maria (RVM 14).

Maka menjadi penting ketika Doa Rosario menjadi sarana untuk kita belajar lebih mengenal Kristus, menemukan misteri-Nya , memahami amanat-Nya . Sehingga dengan mengenal Kristus kita bisa menjalin keintiman dengan-Nya dan kita dapat masuk dan merasakan apa yang diinginkan Kristus. Dengan demikian dengan berdoa rosario kita diajak untuk menyatukan diri dalam peristiwa hidup Yesus dari kelahiran, karya, wafat dan kebangkitannya. Inilah salah satu jalan menuju kekudusan. Pada dasarnya, kekudusan berarti bersatu dengan Kristus menghayati misteri hidup-Nya ( GEE, 20)

Ketika World Meeting Of Families X kembali menggemakan jalan kekudusan lewat tema Kasih Keluarga : panggilan dan Jalan Kekudusan. Kita semua, keluarga-keluarga yang sedang berziarah diajak untuk menghayati panggilan hidup berkeluarga sebagai jalan kekudusan lewat penghayatan kasih di dalam keluarga. Kasih keluarga sejatinya tercermin dari Kasih Yesus Kristus yang coba dihayati  dalam berbagai peristiwa yang secara ringkas tercermin dalam 4 peristiwa Rosario. Maka ketika Keluarga di Paroki Santo Andreas bersama Bunda Maria diajak berdoa rosario dalam rangka menyambut World Meeting Of Families X atau Pertemuan Keluarga Sedunia X sebenarnya ini merupakan salah satu langkah keluarga-keluarga memenuhi panggilan menuju jalan kekudusan.

Rasanya begitu menggembirakan menyaksikan kegiatan rosario di bulan Mei 2022 ini. Umat telah dipersiapkan lewat sebuat Buku Panduan Doa Rosario Keluarga. Dalam Buku Panduan Doa Rosario keluarga tersebut umat diajak untuk menghubungkan setiap peristiwa rosario dengan tema hidup berkeluarga  yang dipersiapkan dalam rangka pertemuan keluarga sedunia .Sebelum doa rosario umat diajak terlebih dahulu untuk merenungkan katekese keluarga lewat beberapa tema yang ditetapkan oleh Komisi Keluarga KWI. Dalam buku panduan agar penghayatan hidup Kristus bisa dihayati secara lebih mendalam maka peristiwa rosario yang dibuat berurut dari sejak Peristiwa gembira , peristiwa Terang, Peristiwa Sedih dan Peristiwa Mulia.

Format rosario diusahakan mengikuti metode yang diajarkan dalam Surat Apostolik Rosarium Virginis Mariae antara lain setelah pemakluman peristiwa ada saat mendengarkan sabda Tuhan dari ayat-ayat alkitab yang terkait, kemudian sabda Allah diulas secara singkat dan kemudian ada refleksi lewat doa permohonan sesuai isi peristiwa. Dengan metode ini diharapkan  keluarga diajak untuk merenungkan secara singkat setiap peristiwa dikaitkan dengan tema dan seluk beluk hidup berkeluarga. Dari sinilah umat diajak oleh Bunda Maria  untuk memahami seluruh peristiwa kehidupan Yesus Kristus dan sekaligus bersama Bunda Maria melakukan instropeksi, evaluasi serta kontemplasi dalam hidup berkeluarga kita. Pada penutup umat kemudian diajak untuk mendoakan doa resmi pertemuan keluarga sedunia.

Inilah beberapa foto kegiatan dari umat lingkungan dalam menghayati hidup berkeluarga lewat rosario keluarga

Bagi umat lingkungan di Paroki Santo Andreas, selamat menapaki jalan kekudusan sebagai panggilan kita sebagai murid Kristus dan panggilan hidup berkeluarga. Salam Damai Sejahtera.

LINGKUNGAN ST PETRUS

LINGKUNGAN ST YOHANES

LINGKUNGAN ST FRANSISKUS ASISI

LINGKUNGAN ST THOMAS

LINGKUNGAN ST MONICA

LINGKUNGAN ST BERNADETH

LINGKUNGAN ST ANTONIUS

LINGKUNGAN ST ANASTASIA

LINGKUNGAN ST MARIA DARI GUNUNG KARMEL

LINGKUNGAN ST PAULUS

Baca juga :
KATEKESE I – KELUARGA DAN PANGGILAN
KATEKESE II – DIPANGGIL KEPADA KEKUDUSAN
KATEKESE III – NAZARET : KASIH YANG BIASA