Thu. May 19th, 2022

Dan seringkali roh itu menyeretnya ke dalam api ataupun ke dalam air untuk membinasakannya. Sebab itu jika Engkau dapat berbuat sesuatu, tolonglah kami dan kasihanilah kami.”
Jawab Yesus: “Katamu: jika Engkau dapat? Tidak ada yang mustahil bagi orang yang percaya!” Segera ayah anak itu berteriak: “Aku percaya. Tolonglah aku yang tidak percaya ini!”
Markus 9:22-24

Perikop Kitab Suci ini muncul di tengah-tengah adegan yang agak intens di mana orang-orang berdebat tentang Yesus dengan ahli-ahli Taurat. Ketika Yesus bertanya tentang pertengkaran itu, seorang pria maju ke depan dan meminta Yesus untuk menyembuhkan putranya yang telah dirasuki setan sejak lahir. Pria itu juga menambahkan permintaannya, “Jika Engkau dapat!” Yesus tampaknya bereaksi dengan teguran karena kurangnya iman. Dia berkata,’ Segalanya mungkin bagi orang yang memiliki keyakinan.”

Penting untuk dicatat bahwa sang ayah datang kepada Yesus dalam keadaan pikiran yang agak putus asa. Adalah baik bahwa dia datang kepada Yesus, tetapi idealnya dia akan datang kepada Yesus terlepas dari keputusasaannya. Ini mengajarkan kita pelajaran tentang betapa seringnya kita datang kepada Tuhan kita.

Sangat sering, ketika hidup baik, kita membiarkan iman dan kepercayaan kita kepada Tuhan tergelincir. Sangat mudah, ketika segala sesuatunya baik, untuk melupakan Tuhan dan bahwa kita setiap hari harus mengasihi Dia dan menyerahkan semuanya kepada-Nya, mempercayai Dia bahkan dengan hal-hal baik dalam hidup. Sebaliknya, ketika kesulitan tiba-tiba menghampiri kita, kita tiba-tiba berpaling kepada Tuhan dalam kebutuhan kita. Kita datang kepada-Nya seperti kita datang ke dokter ketika kita sakit. Kita menghindari pergi ke dokter ketika kita sehat, menunggu sampai kita sangat membutuhkan.

Meskipun adalah hal yang baik untuk berpaling kepada Yesus dalam kebutuhan kita, ketika segala sesuatunya tiba-tiba di luar kendali, jauh lebih baik untuk datang kepada-Nya ketika hidup baik dan ketika kita tidak memiliki kesulitan langsung. Fakta bahwa pria ini datang kepada Yesus karena putus asa, dan fakta bahwa dia bahkan tidak yakin bahwa Yesus dapat melakukan apa pun untuk membantu, mengungkapkan kurangnya iman di pihaknya. Begitu pula dengan kami. Ketika kita menunggu sampai kita berada di tengah-tengah krisis untuk datang kepada Tuhan kita, berharap tetapi tidak yakin akan kemampuan-Nya untuk campur tangan, kita sedang menunjukkan kurangnya iman.

Tetapi kabar baiknya adalah bahwa Yesus bekerja dengan sedikit iman yang dimiliki orang ini dan Dia akan melakukan hal yang sama dengan kita. Dia menyembuhkan putranya dan Dia akan menyembuhkan kita ketika kita datang kepada-Nya bahkan dengan sedikit iman. Tetapi idealnya adalah kemudian memastikan bahwa iman kecil yang telah kita wujudkan itu tumbuh. Itu harus tumbuh sehingga kita kemudian datang kepada Yesus setiap hari, bahkan ketika tidak ada krisis yang jelas atau kebutuhan yang mendesak. Datang kepada-Nya, karena cinta, adalah tanda sejati dari iman yang dalam dan otentik.

Renungkan, hari ini, motivasi yang anda miliki untuk datang kepada Yesus. Ya, datanglah kepada-Nya ketika segala sesuatunya tidak baik, tetapi renungkan kebenaran esensial iman bahwa anda harus menjadikan kebiasaan sehari-hari untuk datang kepada-Nya dalam segala hal sebagai hasil dari iman yang dalam dan tak tergoyahkan yang anda miliki dan cinta yang anda miliki untuk Dia. Bentuk iman ini akan membawa sukacita di hati Tuhan kita dan akan mengubah anda sehingga kehidupan yang baik-baik saja, akan lebih baik lagi.

Tuhan Yang Mahakuasa, semoga aku datang kepada-Mu dalam segala hal. Semoga diriku mencintai dan melayaniMu ketika hidup ini baik-baik saja, dan semoga aku mempercayaiMu dengan kepercayaan yang teguh ketika hidup ini menantang. Tingkatkan imanku dan bantu diriku untuk mewujudkan iman itu setiap hari dalam hidupku. Yesus, aku percaya pada-Mu.
Amin


Renungan 20 Februari 2022 – HARI MINGGU BIASA VII

Renungan 22 Februari 2022


DATA MONITORING COVID-19 UMAT PAROKI ST ANDREAS TIDAR, MALANG

Silahkan mengisi Form di link ini untuk mendata umat terpapar covid
https://forms.gle/A2ZcCBSzMR9bi7aE7

Bagi umat yang kesulitan mengisi data, bisa meminta bantuan kepada Ketua Lingkungan masing-masing.