Wed. Feb 21st, 2024
renungan harian katolik

Renungan Harian Katolik, Selasa 03 Januari 2023
Minggu Natal 3 Januari 2023

Dan Yohanes memberi kesaksian, katanya: “Aku telah melihat Roh turun dari langit seperti merpati, dan Ia tinggal di atas-Nya.Dan akupun tidak mengenal-Nya, tetapi Dia, yang mengutus aku untuk membaptis dengan air, telah berfirman kepadaku: Jikalau engkau melihat Roh itu turun ke atas seseorang dan tinggal di atas-Nya, Dialah itu yang akan membaptis dengan Roh Kudus.
Dan aku telah melihat-Nya dan memberi kesaksian: Ia inilah Anak Allah.”
Yohanes 1:32-34

Menarik untuk dicatat bahwa dalam Injil Yohanes, Santo Yohanes Pembaptis tidak pernah membaptis Yesus, seperti yang digambarkan dalam Injil Matius, Markus, dan Lukas. Sebaliknya, dalam Injil Yohanes, Yohanes Pembaptis hanya menyaksikan turunnya Roh Kudus dari kejauhan, dan kemudian mengucapkan kalimat yang dikutip di atas. Keesokan harinya, Yohanes Pembaptis menunjuk Yesus sebagai “Anak Domba Allah”, dan dua muridnya sendiri meninggalkan Yohanes Pembaptis untuk mengikuti Yesus.

Mengapa ada perbedaan yang nyata antara Injil Yohanes dan ketiga Injil Sinoptik? Meskipun sulit untuk menjawabnya dengan pasti, satu hal yang dibuat jelas secara unik dalam Injil Yohanes adalah bahwa Yohanes Pembaptis diberi pengetahuan rohani yang unik oleh Bapa bahwa Yesus adalah “Anak Domba Allah.” Dalam Injil ini, penyingkapan Siapa Yesus tidak terjadi dengan cara yang didengar dan dilihat oleh semua orang yang hadir. Sebaliknya, Injil Yohanes berfokus pada realisasi batin yang diterima Yohanes Pembaptis dari Dia yang mengutusnya. Dan Yang mengutusnya adalah Bapa di Surga.

Satu kebenaran rohani yang patut direnungkan dari kisah Injil Yohanes yang dibacakan hari ini adalah bahwa keyakinan dan kepastian yang diberikan kepada Yohanes tentang identitas Yesus begitu pasti sehingga dia mengetahui Siapa Yesus tanpa keraguan. Wahyu pribadi yang diberikan kepada Yohanes ini mengubah hidupnya. Sejak saat itu, yang dia lakukan hanyalah mengarahkan orang-orang kepada Yesus.

Sewaktu Anda merenungkan wahyu rohani mengenai Yesus yang diterima Yohanes Pembaptis dari Bapa di Surga, pikirkan sendiri apa yang lebih meyakinkan. Apakah akan lebih meyakinkan untuk mendengar suara yang terdengar dari Surga menyatakan Siapa Yesus itu? Atau untuk menerima pengetahuan yang sama ini melalui komunikasi batin dan rohani dari Sang Bapa? Jika Anda yakin bahwa yang pertama, suara eksternal dan terdengar, akan lebih meyakinkan.Yang jelas adalah bahwa bentuk komunikasi Tuhan yang paling jelas dan paling pasti kepada kita adalah komunikasi internal. Dan bahkan jika ada suara yang dapat didengar yang diucapkan dari Surga, seperti yang digambarkan dalam Injil Sinoptik, Suara itu juga harus dikonfirmasi secara batiniah oleh iman di dalam hati para pendengarnya untuk meyakinkan mereka pada tingkat yang paling dalam.

Renungkan, hari ini, kebenaran rohani bahwa Allah Bapa ingin berbicara kepada Anda di lubuk jiwa Anda sendiri untuk menarik Anda ke kepastian tentang diri-Nya dan semua yang telah Dia katakan sebagai kebenaran. Apakah Anda mendengar Tuhan berbicara? Sudahkah Anda membiarkan diri Anda diyakinkan oleh Suara-Nya? Dengarkan Dia hari ini dan biarkan semua yang Dia katakan kepada Anda menjadi sumber dan tujuan dari semua yang Anda katakan dan lakukan dalam hidup.

Bapa di Surga, Engkau telah mengungkapkan kepadaku Siapa Engkau dan rencana-Mu untuk hidupku dalam banyak hal. Dan meskipun Engkau selalu berbicara kepadaku, aku mengakui bahwa aku tidak selalu mendengarkan. Tolong buka jiwaku untukMu lebih penuh sehingga aku bisa beriman dan yakin akan cintaMu dan kehendakMu yang sempurna dalam hidupku. Yesus, aku percaya pada-Mu.
Amin


Renungan Harian Katolik 02 Januari 2023

Renungan Harian Katolik 04 Januari 2023


DATA MONITORING COVID-19 UMAT PAROKI ST ANDREAS TIDAR, MALANG

Silahkan mengisi Form di link ini untuk mendata umat terpapar covid
https://forms.gle/A2ZcCBSzMR9bi7aE7